Suara.com - Ketua Umum Partai Gelora Fahri Hamzah mengatakan saat ini partai politik (parpol) sudah tidak lagi menjadi organisasi intelektual.
Menurut Fahri Hamzah, saat ini parpol hanya menjadi power trader atau mungkin power dealer.
Ia secara tegas mengatakan kerjaan dari parpol saat ini bukan lagi tentang ide membangun bangsa.
Fahri Hamzah mengatakan saat ini parpol bekerja mencari cara mengexchange kekuasaan.
Sementara itu, persoalan ide sudah hilang dalam parpol masa kini.
"Jadi, hari-hari itu mereka kerjaannya mengexchange kekuasaan, ide-idenya sudah mulai hilang," jelas Fahri, dikutip dari terkini.id--jaringan Suara.com.
Fahri Hamzah juga menyebutkan bahwa parpol yang memiliki ide brilian hanya sebatas pemanis belaka.
Saat mereka telah berkuasa, maka ide tersebut hanya isapan jempol.
"Ide-idenya hanya gincu dan pelengkap saja tapi pada dasarnya yang ideal itu hilang," ungkapnya.
Baca Juga: Menkes Budi Gunadi Diisukan Jadi Capres, Pengamat: Mending Fokus Tangani Covid-19
Fahri menilai calon presiden yang ditawarkan oleh partai politik di parlemen bukan ide lagi untuk membangun bangsa.
Menurutnya, calon presiden besutan parpol tak lagi berbicara ide.
Capres tersebut hanya akan menawarkan materi dan bohir saja.
"Nanti kita bicara tentang calon presiden yang bukan ide lagi yang dijual, menawarkan bahwa saya punya uang dan saya punya bohir, kira-kira begitu yang sekarang terjadi," jelasnya.
Berita Terkait
-
Heboh! Bossman Mardigu Masuk Bursa Capres 2024, Suaranya Ungguli Ganjar Pranowo
-
Anies Baswedan Harus Raih 2 Hal Ini, Jika Ingin Menang Pilpres 2024
-
Menkes Budi Gunadi Diisukan Jadi Capres, Pengamat: Mending Fokus Tangani Covid-19
-
Fenomena Parpol Rekrut Selebritas, Pengamat: Mestinya Tak Andalkan Artis
-
Hasil Survei Capres 2024, Pasangan Anies Baswedan-Prabowo Melejit
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik