Suara.com - Rupanya Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri memiliki panggilan spesial untuk Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.
Panggilan tersebut ia ungkapkan dalam perayaan HUT ke-49 PDIP.
Dilansir Wartaekonomi--jaringan Suara.com, Megawati tampak menyapa Ahok dengan panggilan yang lebih akrab.
Dalam acara perayaan HUT PDIP tersebut, Megawati tampak memanggil semua tamu undangan yang hadir.
Megawati tampak menyapa mulai dari Presiden Joko Widodo, Wakil Presiden Maruf Amin, Ketua MPR Bambang Soesatyo hingga sejumlah menteri di Kabinet Indonesia Maju.
Pada saat itu, Ahok belum hadir dan bergabung secara daring.
Megawati langsung mencari keberadaan Ahok dengan panggilan yang berbeda.
Ia menyapa Ahok dengan sapaan 'sahabat'. Panggilan tersebut memperlihatkan keduanya tampak lebih akrab.
"Ada juga saya dengar kakak saya juga ada, Pak Guntur Soekarnoputra, sahabat saya Pak Ahok atau yang terkenal Basuki Tjahaja Purnama," kata Megawati.
Baca Juga: PKS Sindir PDIP Kalah di Pilkada DKI Jakarta, Yunarto Wijaya Beri Tanggapan Telak
Dalam acara tersebut juga hadir Menko Polhukam Mahfud MD, Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan.
Selain itu, ada juga Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendi, dan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.
Acara tersebut juga dihadiri Menteri Pertahanan Prabowo Subiyanto, Kepala BIN Budi Gunawan, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.
Megawati juga menyapa kehadiran Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri ESDM Arifin Tasrif, serta Menteri Kelautan hingga Perikanan Wahyu Sakti Trenggono.
Lebih lanjut, Mega juga tak lupa menyapa seluruh kader PDIP yang hadir dalam acara tersebut. Menurutnya, para kader merupakan anak-anak ideologis dari sang prolamator Soekarno.
"Yang saya tahu, kalian semua adalah anak-anak ideologis Bung Karno yang telah hadir sebagai cermin kekuatan Partai yang benar-benar menyatu dengan rakyat," tandasnya.
Berita Terkait
-
Megawati Sebut Ada Sosok Benalu di Tengah Pandemi, Senior PDIP Ungkap Ciri-cirinya
-
Keras, Megawati Ungkap Kelompok Benalu Penikmat Untung Pandemi Covid-19
-
Soal Peluang Besar Gibran Maju Pilkada DKI, Pengamat: Sudah Punya Gebrakan Apa?
-
PKS Sindir PDIP Kalah di Pilkada DKI Jakarta, Yunarto Wijaya Beri Tanggapan Telak
-
Ferdinand Hutahaean Tersangka, Politisi PDIP Ini Beri Pembelaan dan Singgung Umat Islam
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Dasco Ungkap Pembicaraannya dengan Prabowo soal Strategi 'Take Over' Gaza
-
KPK Tetapkan 2 Tersangka dalam OTT Cilacap
-
Tetap Buka! Ini Jam Operasional BRI Jakarta Pusat saat Libur Lebaran 2026
-
DPR RI soal Pembelian Rudal BrahMos: Jaga Kedaulatan Tanpa Terjebak Rivalitas Geopolitik
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras, Pemerintah Minta Polisi Usut Tuntas
-
Buntut Ketegangan Timur Tengah, Pemerintah Siapkan Pemulangan 34 WNI dari Iran
-
AS Tawarkan Hadiah Rp169 Miliar untuk Informasi Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei
-
Antisipasi Krisis Timur Tengah, Prabowo Pertimbangkan Kebijakan WFH untuk Tekan Konsumsi BBM
-
Polisi Gunakan Scientific Investigation untuk Buru Penyiram Air Keras Aktivis KontraS
-
Komisi III DPR Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Polisi Tangkap Pelaku