Suara.com - Tim Satuan Tugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memboyong sebanyak lima orang yang terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Surabaya, Jawa Timur ke Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, hari ini.
Lima orang yang terjaring, antara lain Hakim Pengadilan Negeri Surabaya Itong Isnaeni Hidayat, Panitera Pengganti PN Surabaya, Hamdan, seorang pengacara dan pihak swasta.
Dalam OTT Hakim PN Surabaya Itong Isnaeni, KPK turut mengamankan sejumlah barang bukti uang ratusan juta rupiah.
"Dalam pecahan rupiah yang masih dihitung dan dikonfirmasi kepada para terperiksa," imbuhnya.
Diketahui, Hakim PN Surabaya Itong Isnaeni dan empat orang lainnya diringkus atas dugaan tindak pidana korupsi pemberian dan penerimaan uang terkait sebuah perkara di Pengadilan Negeri Surabaya.
KPK akan memberikan perkembangan kepada publik dalam OTT di Surabaya ini.
Sebelumnya, Ali menyebut operasi tangkap tangan dilakukan tim satgas pada Rabu (19/1/2022) sore.
"Benar, KPK melakukan kegiatan tangkap tangan di Surabaya Jawa Timur," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dikonfirmasi, Kamis (20/1/2022).
Baca Juga: Terjerat OTT, Hakim PN Surabaya Itong Isnaeni Tiba di Gedung KPK
Berita Terkait
-
Terjaring OTT KPK, Segini Jumlah Kekayaan Itong Isnaeni! Punya Rumah di Surakarta dan Boyolali
-
Selain Polda Sumsel, Polres Muba dan Kasat Reskim Disebut Terima Fee Korupsi Dodi Reza Alex
-
Hakim PN Surabaya Kena OTT, Legislator PKB: Apresiasi KPK Tangkap Wakil Tuhan Melawan Hukum
-
Bukan di Kantor, Itong Isnaeni Hidayat Ditangkap di Luar Pengadilan dan Jam Kerja
-
Pengadilan Negeri Surabaya Ganti Hakim yang Terjaring OTT KPK
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Anak Buah Terjaring OTT KPK, Menkeu Purbaya: Kenapa Terpukul? Ini Titik Masuk Perbaikan
-
Operasi Pekat Jaya Sepekan, Polda Metro Jaya Tangkap 105 Pelaku Tawuran, 56 Sajam Disita
-
Telak! Baru 7 Hari Dilantik Menkeu Purbaya, Kepala Kanwil Bea Cukai Sumbagsel Diciduk KPK
-
Prabowo Naikkan Gaji Hakim untuk Cegah Penegak Hukum Korupsi, Eks Ketua KPK: Tak Sesederhana Itu
-
Saat 16 Ormas Sepakat RI Gabung BoP, Israel Masih Terus Serang Palestina
-
Ciduk Kepala Pajak Banjarmasin Lewat OTT, KPK Sita Duit Tunai Lebih dari Rp1 Miliar
-
Buntut Siswa SD di NTT Bunuh Diri, Komisi X DPR Bakal Panggil Mendikdasmen Pekan Depan
-
Abraham Samad Akui Minta Prabowo Agar 57 Eks Pegawai Gagal TWK Abal-abal Kembali ke KPK
-
Kapolres Ngada Ungkap Kematian Bocah 10 Tahun di NTT Bukan Akibat Ingin Dibelikan Buku dan Pena
-
Pramono Optimis Transjabodetabek Rute Soetta Bakal Diserbu: Bayar Rp3.500, Siapa yang Nggak Mau?