Suara.com - Wakil Ketua Umum Partai PAN, Viva Yoga Mauladi mengatakan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memiliki hubungan dekat dengan Zulkifli Hasan. Bahkan, kata Viva, pria yang akrab disapa Emil itu sudah seperti saudara sendiri oleh elit PAN.
"Ketua Umum PAN, Bang Zulkifli Hasan dan Kang Emil adalah sohib, teman dekat sejak lama. Makanya bagi PAN, Kang Emil kami anggap bukan orang lain, tetapi sudah menjadi saudara sendiri," kata Viva kepada wartawan, Jumat (21/1/2022).
Viva mengatakan, beberapa kali Zulkifli dan Emil bertemu dan berdiskusi tentang politik nasional. Menurutnya, visi dan pemikiran Emil cocok dan selaras dengan platform PAN.
"Makanya menurut saya, Kang Emil merasa at home bersama bang Zul dan PAN," ujarnya.
Viva menilai, Emil sebagai figur memang memiliki elektabilitas cukup baik dan berpotensi masuk radar utama untuk dimasukkan sebagai salah satu figur di Pilpres. Namun soal apakah PAN akan merangkul atau mengusung Emil di Pilpres 2024, keputusan ada di tangan Zulhas.
"Nanti akan diputuskan oleh ketua umum PAN melalui forum Rakernas. Karena dari hasil Rakernas ke 1 PAN pada Agustus 2021 lalu memutuskan bahwa ketua umum PAN diberi kewenangan untuk menentukan langkah-langkah strategis di pilpres. Saat ini kami masih terus menjalin komunikasi persaudaraan dengan Kang Emil," tuturnya.
Kesiapan RK
Sebelumnya, Ridwan Kamil menyatakan telah siap lahir maupun batin untuk ikut maju Pilpres 2024 mendatang.
“Lahir batin sudah siap, tinggal masalah warna (partai) apa saya kabari nanti,” kata Eamil saat konferensi pers di Kuta, Kabupaten Badung, Bali, Selasa (18/1) lalu.
Baca Juga: Gubernur Jabar Ridwan Kamil Dukung Syaikhona Kholil Bangkalan Jadi Pahlawan Nasional
Emil mengaku masih mempersiapkan dan memilih partai yang sesuai dan sejalan dengan keinginannya. Keyakinan yang dijunjungnya tinggi yaitu konsisten untuk terus memperjuangkan nilai-nilai Pancasila.
“Saya sudah sampaikan tahun ini, mungkin akan berikhtiar sesuai dengan keyakinan saya. Dan yang saya pegang adalah pasti yang sangat konsisten yang memperjuangkan Pancasila,” terangnya.
Ridwan Kamil tidak menyebutkan secara rinci, apakah ia ingin maju sebagai capres atau sebagai cawapres. Ia menuturkan bahwa kedua pilihan tersebut akan ditentukan Tuhan.
“RI satu atau RI dua itu Allah yang tentukan. Tugas manusia kayak PON Papua tadi, kerja keras, bertanding, berkompetisi nanti medali perak atau emas itu wilayah Tuhan,” katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Gempa M 7,1 Guncang Wilayah Kalimantan, BMKG Ungkap Penyebabnya
-
Seskab Teddy Bantah Isu Produk AS Bisa Masuk RI Tanpa Sertifikasi Halal
-
DPR Desak Proses Pidana Oknum Brimob dalam Kasus Tewasnya Pelajar di Maluku Tenggara
-
Komisi VIII DPR RI Awasi Langsung Penyaluran PKH dan Sembako di Batam
-
Diskon Tiket KA Lebaran 2026 Masih Tersedia, KAI Daop 6 Imbau Warga Segera Pesan
-
Ketua MPR Soroti Kasus Bripda MS Aniaya Anak Hingga Tewas di Tual: Harus Jadi Pelajaran!
-
Pakar UI: Indonesia Wajib Waspada 'Akal Bulus' Israel di Balik Rekonstruksi Gaza dalam BoP
-
Rocky Gerung: Perjanjian Dagang Prabowo-Trump 'Menghina Indonesia'!
-
Anggota Brimob Aniaya Anak hingga Tewas di Tual, Menteri PPPA Turun Tangan: Sedang Koordinasi
-
Bripda MS Aniaya Anak Hingga Tewas, Yusril: Sungguh di Luar Perikemanusiaan