Suara.com - Pelanggan yang memaki-maki dan memberi bintang satu ke driver ojek online atau ojol di Cirebon ternyata adalah emak-emak. Ia kemudian memberikan klarifikasi di kantor polisi setelah rumahnya digeruduk puluhan ojol yang emosi.
Video klarifikasi emak-emak ini dibagikan oleh akun Instagram @/fakta.indo. Dalam video itu, ia meminta maaf telah memaki dan memberi bintang satu, meski sang driver ojol sudah menyelesaikan tugas mengantar pesanan.
Namun, klarifikasi dan permintaan maaf emak-emak ini justru semakin membuat emosi para ojol yang hadir di depan kantor polisi. Bagaimana tidak, emak-emak ini tidak mau hanya dirinya yang disalahkan.
Ia juga tetap menyalahkan sang driver ojol dan orang-orang yang tidak memperbaiki diri. Menurutnya, orang-orang seharusnya juga harus memperbaiki diri, bukan cuma dirinya.
"Saya minta maaf karena saya sudah marah berlebihan. Tapi mari saling koreksi diri," kata emak-emak ini seperti dikutip Suara.com, Rabu (2/2/2022).
"Jangan cuma saya, customer saja yang harus diminta memperbaiki diri. Kalian juga orang-orang, manusia-manusia harus memperbaiki diri," lanjutnya.
Sontak, pernyataan emak-emak itu langsung membuat situasi di depan kantor polisi memanas. Ia mendapatkan teriakan tidak terima dari para ojol yang hadir.
Sementara itu, sejumlah polisi berupaya menenangkan massa agar tidak ribut. Reaksi emak-emak saat dihujati kecaman itu sendiri hanya santai dan bahkan tampak menjulurkan lidahnya.
Sebagai informasi, emak-emak ini sebelumnya memaki dan memberikan bintang 1 ke driver ojol. Sikap kasarnya itu langsung membuat rumahnya di Jalan Jadimulya, Cirebon, Jawa Barat digeruduk puluhan ojol emosi.
Baca Juga: Peran Orang Tua untuk Anak Balita di Masa Pandemi yang Tak Kunjung Usai
Puluhan ojol itu menunjukkan aksi solidaritas begitu mengetahui rekan kerja mereka mendapatkan perlakuan kasar dari pelanggan. Perlakuan kasar dari pelanggan itu dibagikan melalui tangkapan layar aplikasi ojol milik sang driver.
Rupanya, emak-emak itu memberikan bintang 1 bagi driver ojol yang melayaninya. Ia juga menambahkan kata-kata makian ke sang driver karena dinilai tidak becus mencari alamat rumahnya.
"Driver goblog! Udah dikasih alamat. Emang dasar goblog, gak mau baca. Udah dikasih alamat, ya tetep goblog aja," tulis emak-emak ini.
Kini, klarifikasi emak-emak itu justru bukan membuat suasana menjadi reda, malah semakin memanas. Bahkan, sejumlah artis mulai dari Melanie Subono sampai Ayu Anjani menuliskan komentar menohok mengenai klarifikasi tersebut.
"Kirain minta maaf aja, ternyata gak mau salah sendirian," sentil Ayu Anjani.
"Gak tahu susah dan beratnya jadi driver ojol dll. Panas ujan, ya sesekali kalau salah nyasar cuma beberapa rumah, tinggal kasih tau dikit kan gak mati ya," kritik Melanie Subono.
Tag
Berita Terkait
-
Peran Orang Tua untuk Anak Balita di Masa Pandemi yang Tak Kunjung Usai
-
Ratusan Driver Ojol Geruduk Rumah Pelanggan, Ibu Korban Pencabulan Diancam Cabut Laporan
-
Kesal Dua Tetangga Adu Speaker Pagi-pagi, Cowok Ini Balas Pakai Lagu Shopee COD
-
Viral Wanita Keluhkan Fasilitas Jorok di Asrama Haji Surabaya, Ngaku Dipaksa sampai Dijemput Mobil Satpol PP
-
Terekam CCTV, Viral Aksi Wanita Main Buang Dagangan Orang di Jalan, Warganet Tak Habis Pikir
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar