Suara.com - Kasus pelecehan seksual oleh oknum guru lagi-lagi terjadi. Baru-baru ini viral sebuah thread dari akun Twitter @arechicc yang mengungkap kasus pelecehan seksual.
"Gue mau coba repost kasus pelecehan seksual seorang coach futsal di SMK dekat rumah gue dan futsal lainnya. Sumber enggak gue crop sama sekali, buat yang lihat dan baca bisa tolong bantu like dan retweet ya. Oke ini dia cerita dan beberapa buktinya," cuitan @arechicc seperti dikutip oleh Suara.com, Kamis (03/02/2022).
Pelaku pelecehan seksual diketahui berinisial G. Pelaku merupakan seorang guru di beberapa sekolah di Kabupaten Bogor. Pelaku juga berprofesi sebagai pelatih futsal.
Semua korban pelecehan seksual G yakni murid-murid laki-lakinya sendiri. Jumlah korban diperkirakan lebih dari 50 orang.
Namun sayang tidak satu pun korban yang berani speak up ke publik. Mencuatnya kasus pelecehan seksual oleh G usai seorang teman dari para korban bercerita di akun Instagramnya @ganenxx.theja.
Modus pelaku mengincar korbannya dengan mengiming-imingi uang, barang, serta jabatan. Pelaku melancarkan aksi pelecehan seksual baik secara langsung maupun melalui media sosial.
Seorang korban bercerita jika dirinya pernah dilecehkan secara langsung. Pelecehan tersebut terjadi setelah latihan futsal di sekolah.
Pelaku meminta korban untuk menemuinya di kamar mandi lantai 2 sekolah.
Terduga Pelaku Pelecehan Seksual
Baca Juga: Meski Punya Kekurangan, Keterampilan Perempuan Ini Bikin Insecure, Bisa Kendarai Motor Sendiri!
Pelaku di sana ingin mencium kening korban sambil memfotonya. Tetapi korban tidak melakukan apa yang disuruh pelaku.
Korban yang syok mendengar ucapan pelaku langsung bergegas keluar. Mirisnya ketika bertemu korban ini diparkiran, pelaku justru bilang ucapannya hanya bercanda.
Pelaku G juga melakukan pelecehan seksual melalui media sosial utamanya WhatsApp. Beberapa bukti percakapan pelaku dengan korban diunggah pada thread ini.
Pelaku mengirimkan chat yang isinya merayu korban untuk melakukan aktivitas seksual dengannya.
Selain itu, pelaku meminta para korbannya untuk mengirimkan foto alat kelamin mereka. Pelaku juga mengirim foto alat kelaminnya pada korbannya.
Menurut pemaparan @ganenxx.theja dalam unggahan Instagramnya Rabu (02/02/2022), jumlah korban pelecehan seksual pelaku G menjadi lebih dari 80 orang.
Berita Terkait
-
Iwan Fals Bikin Voting di Twitter Jika Pilpres Digelar Hari Ini, Tak Disangka Begini Hasilnya
-
Curhatan CASN Tak Lolos Tes Karena Bentuk Payudara dan Kaki Viral, Netizen: Emang Formasi Jadi Apa?
-
Ceramah Oki Setiana Dewi Soal Istri Tutupi KDRT Jadi Sorotan, Eko Kuntadhi: Agama Jadi Tameng Penindasan!
-
Lagi Asyik Liburan Cewek Ini Malah Ngompol di Sepeda Motor, Reaksinya Bikin Warganet Ngakak
-
Meski Punya Kekurangan, Keterampilan Perempuan Ini Bikin Insecure, Bisa Kendarai Motor Sendiri!
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Menkeu Purbaya Apresiasi Inovasi UMKM Sawit Binaan BPDP di Magelang
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
RS Tolak Pasien karena JKN Nonaktif, Mensos Gus Ipul: Mestinya Disanksi BPJS, Tutup Rumah Sakitnya
-
Mensos Gus Ipul: RS Tak Boleh Tolak Pasien BPJS Penerima Bantuan Iuran
-
Wamendagri Wiyagus Lepas Praja IPDN Gelombang II, Percepat Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang
-
Kasatgas PRR Ingatkan Pemda yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana
-
Satgas PRR Resmikan Huntara di Tapanuli Selatan dan Tujuh Kabupaten Lain Secara Serempak
-
Kasus Tragis Anak di Ngada NTT, Pakar Sebut Kegagalan Sistem Deteksi Dini dan Layanan Sosial