Suara.com - Musisi senior Virgiawan Liestanto atau Iwan Fals membuat polling atau jajak suara mengenai calon presiden 2024 melalui akun media sosial twitter miliknya, @iwanfals. Pertanyaan yang dia buat adalah 'jika pilpres digelar hari ini, siapa juaranya?'
Melansir Wartaekonomi.co.id -- jaringan Suara.com, Iwan Fals menuliskan empat nama pilihan capres populer, yakni Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, dan Menteri Keuangan, Sri Mulyani.
"Jadi di pengen tau, klo pilpres hari ini, siapa juaranya, 5 jam aja dah pulingnye ye," cuit Iwan Fals di akun twitternya dikutip Kamis, 3 Februari 2022.
Setelah polling ditutup, ada sebanyak 49.128 pemilih yang memberikan suaranya sampai batas akhir pemilihan. Hasil pilihan warganet jatuh pada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.
Ridwan Kamil memperoleh suara terbanyak dengan 63,5 persen, disusul Pranowo dengan 29 persen suara, kemudian Baswedan dengan 5,7 persen suara, dan Sri Mulyani dengan 1,7 persen suara.
"Hehehe gubernur aing menang euy, selamat anda layak dapat (bintang)," cuit dia setelah jajak pendapat selesai dengan hasil terbanyak untuk Kamil.
Setelah itu, pelantun Bento ini kembali menggelar polling serupa dengan pilihan nama-nama tokoh senior di Indonesia, yakni Megawati, Yusuf Kalla, Prabowo, dan Ma'ruf Amin.
Jajak suara ini hanya diikuti 1.340 pemilih dengan Prabowo yang mendapat suara terbanyak sampai 38,1 persen, kemudian Megawati 24,6 persen, Yusuf Kalla 23,2 persen, dan Ma'ruf Amin 14,1 persen.
Selanjutnya, Iwan Fals menggelar polling serupa dengan nama-nama lain sebagai capres jika pilpres digelar hari ini.
Baca Juga: Disebut Bisa Melenggang di Pilpres 2024, KSAD Dudung Diwanti-wanti Begini
Ada nama Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Menteri BUMN Erick Thohir, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.
Polling yang digelar Iwan Fals untuk empat nama tokoh tersebut diikuti 1.784 votes. Hasilnya, Ahok mendapat suara terbanyak dengan 48,5 persen, disusul Sandiaga Uno 21,7 persen, Erick Tohir 15,9 persen, AHY 13,9 persen.
"Wuihhh Ahok menang telak, emang masih bisa jadi Presiden, secara undang2 gimana bunyinya?" cuitnya
Berita Terkait
-
Disandingkan dengan 3 Nama, Ridwan Kamil Rajai Jajak Suara Pilpres Iwan Fals
-
Ridwan Kamil Unggul di Jajak Suara Pilpres, Ridwan Kamil: Gubernur Aing Meunang Euy
-
Pertimbangkan Usulan Duet Pilpres, Cak Imin Ketum PKB "Kontak" Teman-teman Prabowo Subianto di Gerindra
-
Kader PDIP Mulai Dilirik Parpol Lain, Megawati Diminta Waspada
-
Disebut Bisa Melenggang di Pilpres 2024, KSAD Dudung Diwanti-wanti Begini
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Arahan Megawati ke Kader PDIP: Kritik Pemerintah Harus Berbasis Data, Bukan Emosi
-
Sikap Politik PDIP: Megawati Deklarasikan Jadi 'Kekuatan Penyeimbang', Bukan Oposisi
-
PDIP Tolak Pilkada Lewat DPRD, Megawati: Bertentangan dengan Putusan MK dan Semangat Reformasi
-
KPK Segera Periksa Eks Menag Yaqut dan Stafsusnya Terkait Korupsi Kuota Haji
-
Diperiksa 10 Jam, Petinggi PWNU Jakarta Bungkam Usai Dicecar KPK soal Korupsi Kuota Haji
-
KPK Periksa Petinggi PWNU Jakarta, Dalami Peran Biro Travel di Kasus Korupsi Haji
-
Kuasa Hukum Roy Suryo Sebut Kunjungan Eggi Sudjana ke Solo 'Bentuk Penyerahan Diri'
-
PDIP Kritik Pemotongan Anggaran Transfer, Desak Alokasi yang Adil untuk Daerah
-
PDIP Ingatkan Mandat Reformasi, Minta TNI Jauhi Politik Praktis dan Perkuat Industri Pertahanan
-
Tolak Pilkada Lewat DPRD, Megawati: PDIP Berdiri Paling Depan Jaga Hak Rakyat!