Suara.com - Curhatan seorang driver ojek online (ojol) telah menjadi viral di media sosial. Ia mengeluh kepalanya jadi miring usai memboncengkan penumpang.
Curhatan itu ia unggah melalui akun @/ig.bak_prabu, Sabtu (5/2/2022). Video itu menjadi viral dan masuk dalam konten FYP TikTok.
"Siapa tau mbaknya punya tiktok," tulisnya sebagai keterangan unggahan dikutip Suara.com, Senin (7/2/2022).
Sebelumnya, ia memboncengkan seorang wanita yang mengenakan helm retro cargloss milik wanita itu sendiri.
"Buat mbak-mbak yang tadi naik (ojol). Itu minta tolong ya kalau bawa helm sendiri, apalagi helmnya itu cargloss," ujarnya.
Driver ojol minta tolong kepada penumpangnya untuk menutup kaca helm cargloss milik penumpang tersebut.
Terlebih lagi, posisi duduk penumpang tersebut sedikit lebih maju ke depan dan kaca helm carglossnya tidak ditutup. Seperti yang diketahui, kaca helm cargloss selalu lurus ke depan jika dibuka sehingga bisa mengenai helm depan saat membonceng.
"Masalahnya gini, kalau kamu agak depan. Itu ndasku (kepalaku) agak miring gini. Mana tadi boncengin 10 km ada lho itu. Jadi kepalaku agak miring gini," lanjutnya .
Lebih lanjut, driver ojol ini merasa tidak enak untuk mengeluhkan hal itu langsung kepada penumpangnya.
"Aku mau sambat, mau ngomong ya nggak enak, sungkan. Jadi tak tahan tok gini," ujarnya sambil mempraktikkan kepalanya yang miring.
Setelah menurunkan penumpang tersebut, kepala driver ojol ini ternyata masih miring hingga ia membuat video tersebut.
"Kayak gini harusnya ngasih tip aku buat berobat. Soalnya obatnya itu mahal," lanjutnya.
Driver ojol ini lalu bergurau bahwa tip yang mahal itu buat berobat dengan cara joget dugem untuk mengembalikan kepala yang miring.
"Harus dugem. Jadi buat ngembaliin kepalanya dipake buat joget gini gini bisa balik. Tipnya kayak gitu," ucap driver ojol sembari memeragakan joget dugem dengan kepala miring kanan lalu miring kiri.
Video tersebut lantas menuai perhatian warganet. Tak sedikit warganet yang menuliskan komentar kocak.
Berita Terkait
-
Soroti Berita Prilly Latuconsina Makan di Piring, Cewek Ini Beri Komentar Menohok
-
Heboh Ibu-ibu Berbaju Hijau Ngejreng Dikejar Kuda Lumping, Publik Malah Salfok: Potret Billie Eilish Nonton Jaranan
-
Viral Cewek Nangis Lihat Iqbaal Ramadhan Cekeran Nenteng Sandal Jepit di Depan Rumahnya
-
Viral Cewek Punya Nama Singkat Padat Jelas, Warganet: Itu Nama apa Predikat?
-
Viral Nenek-nenek Lewat di Kondangan, Outfitnya Bikin Warganet Takjub: Kostum Terbaik
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi
-
Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana
-
Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan
-
Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah
-
Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo
-
Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL
-
KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan
-
Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....
-
Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan
-
2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar