Suara.com - Kenapa daftar LTMPT terjadi masalah API Dapodik Kemdikbud? Sebagai siswa yang melakukan registrasi akun LTMPT (Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi), apakah kamu sempat mengalami kendala berupa masalah API Dapodik Kemendikbud?
Jika iya, kamu wajib tahu solusi kenapa daftar LTMPT terjadi masalah API Dapodik Kemdikbud, sebagaima dijelaskan pada artikel ini.
Saat kamu membuka situs LTMPT dan muncul tulisan Sistem masih sinkronisasi, maka itu artinya kamu tengah mengalami masalah API Dapodik. Masalah yang satu ini adalah masalah yang paling sering dialami oleh para pendaftar akun LTMPT.
Jadi, kamu tidak perlu khawatir berlebihan karena yang mengalami kendala situs LTMPT eror bukan hanya kamu. Tenang, ada solusinya!
API Dapodik Kemdikbud itu apa?
API adalah Application Programming Interface, yaitu sebuah tatap muka yang dapat menghubungkan aplikasi yang satu dengan aplikasi yang lainnya. Jadi API Dapodik Kemdikbud adalah sebuah interface yang menghubungkan antara aplikasi dapodik dengan aplikasi LTMPT.
Apabila pada saat mendaftar LTMPT terjadi masalah dengan API Dapodik Kemdikbud, maka kemungkinan yang dapat menyebabkan hal tersebut aplikasi LTMPT belum dapat sinkron dengan Dapodik yang mana data siswa bersumber dari Dapodik.
Apa Penyebab API Dapodik LTMPT?
Masalah yang kamu temui ketika melakukan pendaftaran SNMPTN di LTMPT terjadi pasti karena suatu alasan. Lalu, kira-kira apa yang menyebabkan terjadinya permasalahan API Dapodik di situs pendaftaran LTMPT tersebut?
Baca Juga: Ketentuan Foto LTMPT 2022, Pendaftar SNMPTN Wajib Tahu Ukuran, Format dan Latar Belakang Pas Fotonya
Penyebab terjadinya API Dapodik di LTMPT adalah banyaknya orang yang sedang mengakses LTMPT. Karena banyak orang yang mengakses, maka server akan penuh sehingga masalah API Dapodik ini terjadi. Jadi jika terlalu banyak orang yang membuka situs LTMPT, maka error akan terjadi dan muncul tulisan Sistem masih sinkronisasi.
Bagaimana Cara Mengatasi API Dapodik LTMPT?
Jika kamu mengalami masalah API di situs LTMPT, maka kamu tak perlu panik. Untuk mengatasi masalah dengan API Dapodik Kemendikbud ini, kamu bisa mencoba terus-menerus untuk mengakses situs LTMPT. Coba terus sampai kamu berhasil menyelesaikan pendaftaran dan seluruh regulasi di situs LTMPT.
Selain itu, untuk mengatasi API Dapodik LTMPT kamu juga bisa mengakses situs LTMPT ketika server sedang sepi. Kunjungi situs LTMPT ketika tengah malam atau dini hari. Biasanya, pada waktu-waktu tersebut tidak terlalu banyak orang yang mengakses situs LTMPT, sehingga kamu bisa terhindar dari masalah API ini.
Selain itu, pastikan kecepatan akses internet yang kalian pakai berjalan stabil. Seperti itulah solusi mengatasi API Dapodik LTMPT. Nah, sekarang terjawan sudah kenapa daftar LTMPT terjadi masalah API Dapodik Kemdikbud.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Tag
Berita Terkait
-
Ketentuan Foto LTMPT 2022, Pendaftar SNMPTN Wajib Tahu Ukuran, Format dan Latar Belakang Pas Fotonya
-
Cara Mengubah Data LTMPT yang Sudah Simpan Permanen, Tak Perlu Panik Cukup Ikuti Langkah Berikut!
-
Ini Cara Simpan Permanen Data LTMPT untuk Daftar SNMPTN dan SBMPTN 2022, Pastikan Menyimpan Datamu Sebelum Terlambat!
-
Cara Edit Foto untuk LTMPT, Pastikan Mengedit dengan Benar Agar Mempermudah Pendaftaran SNMPTN dan SBMPTN 2022
-
Cara Buat Akun LTMPT untuk SBMPTN 2022, Siap-siap Sebentar Lagi Pendaftaran Dibuka!
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?