"Kami akan memastikan bahwa kami menyampaikan kepada dunia apa yang kami ketahui se-transparan dan sejelas mungkin," tambahnya.
AS belum mengumumkan sebagian besar bukti spesifik yangmendasari peringatannya tentang kemungkinan rencanaatau kapanRusia akan bergerak.
Komentar Zelenskyy akhir pekan ini menggambarkan rasa frustrasi atas peringatan dari Washington.
"Kami memahami semua risiko, kami memahami bahwa ada risiko," katanya dalam siaran langsung.
"Jika Anda, atau siapa pun, memiliki informasi tambahan yang 100 persen pasti mengenai invasi Rusia pada tanggal 16, mohon teruskan informasi itu kepada kami."
Negara tersebut telah memperkuat diri dengan memerintahkan sebuah pesawat kargo militer yang membawa rudal anti-pesawat Stinger buatan AS dan amunisi dari anggota NATO, Lithuania untuk mendarat di Ukraina pada hari Minggu.
Menteri Pertahanan Ukraina, Oleksii Reznikov, mengatakan sejauh ini Kyiv telah menerima hampir 1.500 ton amunisi dari sekutu yang dikirim melalui 17 penerbangan, termasuk sekitar 180 ton dari Amerika Serikat.
Kanselir Jerman Olaf Scholz akan terbang ke Kyiv hari ini (14/02) dan Moskow pada Selasa untuk bertemu Zelenskyy dan Presiden Rusia Vladimir Putin.
Staf AS di Organisasi untuk Keamanan dan Kerjasama di Eropa (OSCE) mulai meninggalkan kota Donetsk yang dikuasai pemberontak di Ukraina timur pada Minggu (13/02).
Baca Juga: Krisis Ukraina, Inggris Siapkan Dukungan Militer dan Bantuan Ekonomi
Donetsk dan Luhansk memproklamirkan diri sebagai republik separatis yang dikuasai pemberontak yang didukung Rusia. Perang di daerah itu telah menewaskan lebih dari 14.000 orang sejak 2014.
Ukraina melihat 'tidak ada gunanya' menutup wilayah udara
Maskapai penerbangan Belanda KLM membatalkan penerbangan ke Ukraina hingga pemberitahuan lebih lanjut, kata perusahaan itu.
Dua pertiga dari 298 orang yang tewas ketika Malaysia Airlines MH17 ditembak jatuh oleh rudal Rusia di Ukraina timur pada tahun 2014 adalah warga negara Belanda.
Lufthansa Jerman mengatakan sedang mempertimbangkan untuk menangguhkan penerbangan.
Juru bicara kepresidenan Ukraina Serhii Nykyforov mengatakan kepada The Associated Press bahwa Ukraina belum menutup wilayah udaranya.
Namun badan keselamatan lalu lintas udara Ukraina Ukraerorukh mengeluarkan pernyataan yang menyatakan wilayah udara di atas Laut Hitam sebagai "zona bahaya potensial" dan merekomendasikan agar pesawat tidak terbang di atas laut sampai Sabtu.
Mykhailo Podolyak, penasihat kepala staf Zelenskyy, mengatakan perubahan penjadwalan oleh masing-masing operator tidak ada hubungannya dengan keputusan atau kebijakan negara bagian kita.
"
"Poin terpenting adalah bahwa Ukraina sendiri tidak melihat ada gunanya menutup wilayah udara... Dan, menurut saya, itu akan menyerupai semacam blokade parsial," katanya.
"Maskapai menangguhkan penjualan tiket untuk penerbangan hingga Rabu, tambahnya.
Kantor berita Interfax Ukraina mengatakan perusahaan asuransi Ukraina telah menerima pemberitahuan dari perusahaan reasuransi bahwa maskapai penerbangan tidak menanggung risiko perang.
Orang asing didesak untuk meninggalkan Ukraina
Di Bandara Borispil Kyiv, yang terbesar di Ukraina, ada sedikit sinyal eksodus pada Sabtu (12/02) lalu.
Oksana Yurchenko sedang melakukan perjalanan kembali ke Australia dengan anaknya.
"
"Kami mengunjungi keluarga kami di sini di Ukraina. Kami berencana untuk tinggal sedikit lebih lama tetapi situasi ini agak menakutkan," kata koki dan pemilik salon kecantikan ini.
"Australia telah menyarankan warganya untuk meninggalkan Ukraina dan mengatakan pada hari Minggu bahwa mereka sedang mengevakuasi kedutaannya.
Ricky, seorang Skotlandia yang tinggal di Ukraina, mengatakan dia tidak melihat tanda-tanda kecemasan publik di jalan-jalan di Ukraina.
"Saya tidak melihat siapa punketakutan di Ukraina, semua orang tetap melanjutkan hidup mereka," katanya di bandara sambil menunggu penerbangan.
Artikel ini diproduksi oleh Hellena Souisa dari ABC News.
Berita Terkait
-
Program Kades Masuk Kampus Resmi Ditutup, Ini Materi yang Paling Dibutuhkan
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Sukses Bersama BRI, BRILink Agen Kursumawati Konsisten Layani Warga Sampai Menangkan Grand Prize
-
5 Varian Sheet Mask Becoming B5 dengan Kandungan Panthenol, Bikin Wajah Auto Glowing dan Kenyal
-
Bisakah Sampah Plastik Diubah Menjadi Hidrogen? Peneliti Kembangkan Metode Tanpa Perlu Pemilahan
-
Sunscreen Matte Finish Cocok untuk Kulit Apa? Ini 3 Pilihan yang Banyak Dipuji Pengguna
-
Beli Properti Kini Lebih Mudah Berkat Skema Bunga Fleksibel BRI KPR Solusi
-
BRILink Agen Jadi Motor Literasi Keuangan, Kisah Inspiratif Kursumawati Bersama BRI
-
KPK Belum Tutup Pintu, Dugaan Keterlibatan Raja Juli di Kasus Kuansing Masih Didalami
-
Standar Ganda Idol K-Pop : Kenapa Idol Laki-Laki Lebih Mudah Dimaafkan?
-
Telkomsel Hadirkan Halo Optima, Nikmati Kuota Hingga 300 GB dan Beragam Hiburan Premium
-
Bukan Manja, Ini Alasan Anak Muda Terjebak Doom Spending