Suara.com - Pendiri Partai Ummat Amien Rais menyinggung soal Prabowo Subianto yang menjadi Menteri Pertahanan di pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Dikutip dari makassar.terkini--jaringan Suara.com, Amien Rais memberikan sindiran kepada Prabowo.
Amien Rais berpendapat, Prabowo bersedia gabung karena dijanjikan jabatan sebagai Menhan.
Ia menyebut, hal tersebut lantaran Partai Gerindra memiliki latar belakang militer.
"Ekologi dia (Prabowo) itu kan memang militer. Jadi, ketika dia ditawari itu, 'Kalau Menhan saya mau, yang lain nggak mau'," ujar Amien Rais, dikutip dari makassar.terkini--jaringan Suara.com, Selasa (15/2/2022).
Oleh karena itu, Prabowo kemudian bersedia menjadi Menhan.
"Nah, kemudian jadi Menhan itu. Menhan sungguhan. Artinya dia tahu ilmunya, tahu what Menhan stands for," imbuhnya.
Lebih lanjut, Amien Rais mengatakan Prabowo pernah berkata kepada dirinya.
Prabowo mengaku ingin tetap mengabdi selama masih hidup.
Baca Juga: YLBHI Kritik Jokowi Mirip Rezim Orba, Ali Mochtar Ngabalin Sebut sebagai Fitnah dan Data Sampah
Amien Rais juga mengaku belum menentukan langkah politiknya pada Pilpres 2024.
Meski demikian, Amien mengaku dirinya manusia yang bebas.
Menurutnya, manusia harus bermental bebas dan seharusnya hanya takut pada Tuhan.
"Saya ini manusia bebas. Saya tidak pernah menganjurkan harus ini, no, no, no, itu sia-sia," jelasnya.
"Jadi, pelajaran tauhid pertama itu jadilah manusia bebas, hanya takut kepada yang di atas. Jangan sampai kita jadi mental jongos, mental kacung," lanjutnya.
Berita Terkait
-
Resmikan Peluncuran Ekspor 2 Juta Kendaraan PT Toyota Indonesia, Jokowi: Hati-Hati dengan Kompetisi
-
Jokowi Disamakan dengan Soeharto, Politisi PKB: Ya Beda Lah, Bagai Bumi dan Langit
-
YLBHI Kritik Jokowi Mirip Rezim Orba, Ali Mochtar Ngabalin Sebut sebagai Fitnah dan Data Sampah
-
Diduga Sindir Prabowo yang Gabung Pemerintahan Jokowi, Amien Rais Singgung soal Mental Kacung
-
Elektabilitas Prabowo Masih di Atas Angin, Tapi Berpotensi Disalip Anies, Ganjar hingga Sandiaga Uno
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda
-
Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!
-
Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan
-
Back-to-Back Juara! Kemenangan Fajar/Fikri di China Open 2026 Jadin Titik Balik Ganda Putra RI
-
Undang Wapres Hingga Dedi Mulyadi, Festival Merah Putih Kota Bogor Siap Digelar 9 Agustus
-
Kapitra Ampera Sebut Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Maling Gede
-
Misi Lahirkan Srikandi Baru, Kejurnas Panahan Junior 2026 Diikuti 906 Atlet dari 29 Provinsi