Suara.com - Politisi senior yang sekaligus pendiri Partai Ummat, yakni Amien Rais, baru-baru ini buka suara soal bergabungnya Prabowo Subianto ke dalam pemerintahan Presiden Joko Widodo alias Jokowi.
Melansir Terkini.id -- jaringan Suara.com, dalam pernyataannya, Amien Rais tampak memberikan sindiran kepada sang Mentari Pertahanan (Menhan) tersebut. Menurutnya, Prabowo Subianto bersedia gabung karena dijanjikan jabatan sebagai Menteri Pertahanan (Menhan).
Pasalnya, Ketum Partai Gerindra itu memang memiliki latar belakang militer sehingga ia berkapabilitas untuk menduduki jabatan Menhan.
"Ekologi dia (Prabowo) itu kan memang militer. Jadi, ketika dia ditawari itu, ‘Kalau Menhan saya mau, yang lain nggak mau'," ungkap Amien Rais dalam kanal YouTube Refly Harun, dikutip terkini.id pada Selasa, (15/2/2022).
"Nah, kemudian jadi Menhan itu, Menhan sungguhan," sambungnya.
"Artinya dia tahu ilmunya, tahu what Menhan stands for," lanjutnya.
Amien Rais mengaku Prabowo Subianto pernah berkata kepada dirinya bahwa Ketua Umum Partai Gerindra itu ingin tetap mengabdi selama masih hidup.
Lebih lanjut, mantan Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu mengatakan belum menentukan langkah politiknya pada Pilpres 2024 mendatang. Kendati demikian, ia mendukung regenarisasi.
Amien mengakui dirinya manusia yang bebas sehingga tidak pernah menganjurkan tokoh yang akan maju pada kontestasi politik. Menurutnya, manusia harus bermental bebas, bukan bermental jongos atau kacung, dan seharusnya hanya takut pada Tuhan.
Baca Juga: Kemhan Tertutup soal Pembelian Pesawat Jet Rp 315 Triliun, PSI: Mungkin Butuh Kenalan Orang Dalam
"Saya ini manusia bebas. Saya tidak pernah menganjurkan harus ini, no no no, itu sia-sia," ungkapnya.
"Jadi, pelajaran tauhid pertama itu jadilah manusia bebas, hanya takut kepada yang di Atas. Jangan sampai kita jadi mental jongos, mental kacung," ujarnya.
Menurut Amien Rais, hidup akan nikmat dijalankan apabila menjadi manusia yang bebas.
Berita Terkait
-
Elektabilitas Prabowo Masih di Atas Angin, Tapi Berpotensi Disalip Anies, Ganjar hingga Sandiaga Uno
-
Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman bin Abdulaziz Mendadak Telepon Jokowi, Ada Apa?
-
Puji Jokowi, Rektor unikarta Profesor Ince Raden Dukung Pemindahan IKN: Langkah yang Tepat
-
Minta ke Jokowi, Sultan Adji Muhammad Arifin Mau Kedaton Kesultanan Kutai dan Paser Sebelahan dengan Istana Negara IKN
-
Kemhan Tertutup soal Pembelian Pesawat Jet Rp 315 Triliun, PSI: Mungkin Butuh Kenalan Orang Dalam
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Kabar Duka, Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno Meninggal Dunia di RSPAD Pagi Ini
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
Terkini
-
Pesta Belanja Jakarta Festive Wonder: Diskon Hingga 70 Persen di 80 Pusat Perbelanjaan Saat Ramadan
-
Gaji Tak Cukup, Kebutuhan Hidup Menumpuk: Guru Honorer Nekat Rangkap Jabatan Meski Dilarang Aturan
-
Memanas! Presiden Kuba Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei, Sebut AS-Israel Langgar Hukum Internasional
-
Konflik AS-Israel dan Iran Memanas, Pemprov DKI Jamin Stok Pangan Jakarta Aman Jelang Lebaran
-
Golkar Kecam Serangan AS-Israel ke Iran, Sebut Sebagai Tragedi Kemanusiaan di Bulan Ramadan
-
Istana Sampaikan Duka Cita Mendalam Atas Wafatnya Wakil Presiden Ke-6 RI Try Sutrisno
-
Bandar Narkoba Setor Rp1,8 M ke AKP Malaungi Diburu! Polisi Beberkan Ciri Fisik Hamid alias Boy
-
Kabar Duka, Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno Meninggal Dunia di RSPAD Pagi Ini
-
Kapolri: Stabilitas Keamanan Kunci Jaga Ekonomi di Tengah Konflik AS-Israel dan Iran!
-
Gubernur NTB Koordinasi dengan Dubes Timur Tengah Pastikan Keselamatan Warga