Suara.com - Pada hari perayaan Isra Miraj, biasanya akan terdapat kajian. Jika Anda ditunjuk untuk mengisi pidato Isra Miraj apa yang akan Anda lakukan?
Tema menceritakan sejarah Isra Miraj sepertinya sudah biasa dan bisa dikatakan menjadi cerita wajib yang masuk ke dalam pidato. Namun supaya kajian tidak menjadi membosankan, kira-kira apalagi yang dapat dimasukkan ke dalam pidato Isra Miraj?
Mungkin beberapa pembahasan singkat di bawah ini bisa dimasukkan ke dalam alur pidato Isra Miraj Anda. Daftar tema di bawah ini bukan rekomendasi mutlak, hanya inspirasi yang dapat dikembangkan bersumber dari islamicity.org.
Sikap Ideal terhadap Masa Depan
Sikap kita terhadap masa depan mempengaruhi pola pikir kita terhadap sisa hidup kita. Menjadi positif tentang kehidupan di depan adalah salah satu motivator terbesar dalam hidup.
Selalu memiliki harapan akan menjadi kekuatan kita untuk menjalani hidup secara realistis dan sekaligus luwes, bahwa sesuatu yang baik atau lebih baik akan terjadi jika saja kita terus melakukan yang terbaik yang kita bisa. Potensi manusia untuk terus mengembangkan harapan adalah penangkal penting untuk putus asa dan untuk menyimpan sikap positif terhadap masa depan.
Sebab harapan adalah antisipasi, keyakinan, kepercayaan diri, aspirasi, harapan, optimisme. Harapan adalah keinginan motivasi yang Anda simpan di dalam diri Anda sambil menunggu hasil atau hasil dari suatu peristiwa. Harapan diperoleh dengan optimisme, mencari solusi di mana orang lain hanya melihat masalah.
Harapan adalah keinginan kita untuk unggul dan berprestasi, terlepas dari kemungkinannya. Tema ini bisa dimasukkan ke dalam pidato Isra Miraj, dihubungkan dengan kisah perjalanan Nabi Muhammad SAW di malam Isra Miraj yang tidak pernah kehilangan harapan, sehingga sampai ditemani oleh Malaikat Jibril.
Menginspirasi orang lain
Baca Juga: Apa Libur Isra Miraj 2022 Digeser? Simak Baik-baik Penjelasan Berikut!
Ketika Allah SWT memerintahkan Nabi [QS 26:214] untuk mengajak kerabatnya ke Islam, tidak ada yang percaya kecuali seorang anak muda berusia 11 tahun bernama 'Ali. Dia diejek karena hanya memiliki seorang anak kecil yang mendukungnya.
Namun, sejarah mendokumentasikan kebesaran keberhasilan Nabi dan dedikasi anak kecil yang tak tergoyahkan.Tema inipun bisa dimasukkan ke dalam pidato Isra Miraj. Bisa ditekankan bahwa kegigihan akhirnya membuahkan keberhasilan besar dan tidak perlu takut, meskipun sang pendukung kita didunia ini hanya seorang anak kecil.
Tidak putus asa
Abu Thalib, paman Nabi Muhammad, dikirim oleh quraisy untuk bernegosiasi dengan Nabi dalam upaya untuk meminimalkan pengaruh Nabi. Pada saat itu, Nabi memiliki sikap positif dan keyakinan untuk mengatakan,
"Wahai pamanku! Bahkan jika mereka meletakkan matahari di tangan kananku dan bulan di tangan kiriku, aku tidak akan menyimpang dari misiku. Entah aku berhasil dalam tugas atau binasa dalam prosesnya."
Ini terjadi pada saat komunitas Muslim yang baru lahir, pengikutnya sedikit, dan selalu berada di bawah tekanan ekonomi dan politik, Muhammad SAW tidak putus ada. Rasa percaya diri, keyakinan terhadap Allah, dan tidak putus asa menghadapi prosesnya dapat diangkat ke dalam pidato Isra Miraj 2022.
Demikian itu beberapa contoh pembahasan yang bisa dimasukkan ke dalam pidato Isra Miraj. Tentunya, Anda pun bebas mengambil inspirasi dari tempat lain.
Kontributor : Mutaya Saroh
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora
-
KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik
-
Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya
-
Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama
-
Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional
-
Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan