Suara.com - Mantan Wakil Ketua DPR RI, Azis Syamsuddin divonis penjara 3 tahun 6 bulan setelah terbukti bersalah atas tindak pidana korupsi. Vonis tersebut dibacakan oleh Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat hari ini Kamis, 17 Februari 2022. Simak profil Azis Syamsuddin selengkapnya.
Azis Syamsuddin terbukti memberi suap kepada mantan penyidik KPK AKP Stepanus Robin Pattuju sejumlah Rp 3,6 miliar. Dalam kasus ini, Azis dijerat denda pidana sebesar Rp 250 juta dan apabila tidak dapat membayar akan diganti dengan kurungan penjara selama empat bulan. Lantas siapa sebenarnya Azis Syamsuddin tersebut? Simak profil Azis Syamsuddin berikut ini.
Profil Azis Syamsuddin
Muhammad Azis Syamsuddin atau yang dikenal sebagai Azis Syamsuddin merupakan seorang politikus dari Partai Golongan Karya (Golkar) yang lahir di Jakarta, 31 Juli 1970 silam. Ia menjabat sebagai Wakil Ketua DPR RI Bidang Politik dan Keamanan yang menjabat sejak 1 Oktober 2019 hingga ia ditetapkan sebagai tersangka tindak pidana korupsi pada 25 September 2021 silam.
Selain menjadi seorang Wakil Ketua DPR RI, Azis juga merangkap sebagai anggota DPR RI untuk Daerah Pemilihan (Dapil) Lampung II. Ia mengusung kebijakan “membangun pembangunan sumber daya masyarakat”.
Pendidikan Azis Syamsuddin
Azis Syamsuddin pernah mengenyam pendidikan di SD Negeri Jember Lor III (1977-1983), SMP Negeri 3 Jember (1983-1986), SMA Negeri 2 Padang (1986-1989). Setelah mengenyam pendidikan di bangku sekolah, ia lantas melanjutkan pendidikan tinggi di Fakultas Ekonomi Universitas Krisnadwipayana (1989-1994) dan di Fakultas Hukum Universitas Trisakti (1993).
Setelah lulus dari pendidikan sarjana, ia juga melanjutkan gelar master dan doktoral di S2 Master of Applied Finance Universitas Western Sydney (1995-1998) dan S2 Hukum Universitas Padjadjaran (2001-2003) dan S3 Hukum Pidana Internasional Universitas Padjadjaran (2004-2007).
Karier Azis Syamsuddin
Sebelum berkarier di dunia politik, Azis terlebih dahulu menjabat sebagai pengacara yang tergabung dalam Kantor Pengacara Gani Djemat & Partner mulai dari tahun 1994 hingga 2004. Selain itu, Azis juga pernah menjabat sebagai seorang konsultan di PT AIA Insurance (1992-1993) dan Officer Development Program VII PT Panin Bank (1994-1995).
Melalui karier organisasi yang pernah ia ikuti, ia kemudian mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI pada periode 2009-2014. Dalam organisasinya, Azis pernah menduduki jabatan penting seperti Ketua Umum Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) pada 2008 – 2011, Sekretaris Umum Ikatan Alumni Fakultas Hukum Universitas Trisakti, Ketua Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, dan Otonomi Daerah DPP Partai Golongan Karya, Bendahara Umum PB Persatuan Angkat Berat Besi dan Binaraga Seluruh Indonesia (2008–2019) dan masih banyak lainnya.
Demikian profil Azis Syamsuddin, Eks Wakil Ketua DPR RI yang divonis hukuman penjara 3,5 tahun atas kasus tindak pidana korupsi.
Kontributor : Muhammad Zuhdi Hidayat
Berita Terkait
-
Azis Syamsuddin Divonis 3,5 Tahun Penjara, Ace Hasan Golkar: Prihatin, Tapi Banding Atau Tidak Itu Hak Dia
-
Pesan Partai Golkar Usai Azis Syamsuddin Divonis 3,5 Tahun Penjara: Tetap Sabar Hadapi Cobaan Hidup
-
Kesaksian Aliza Gunado Ditolak Majelis Hakim dalam Kasus Suap Azis Syamsuddin, Ini Alasannya
-
Azis Syamsuddin Divonis 3,5 Tahun Penjara, Lebih Rendah dari Tuntutan Jaksa
-
Sidang Vonis Azis Syamsuddin Ditunda, Ketua Majelis Hakim Terpapar Covid-19
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Jakarta Dikepung Lima Aksi Demo, Pramono Anung Ingatkan Massa Tak Merusak Fasilitas Publik
-
Nur Alam Masuk PSI Meski Berstatus Bebas Bersyarat, KPK Ingatkan Parpol Utamakan Rekam Jejak Kader
-
Kondisi Selat Hormuz Terkini Setelah AS - Iran Damai
-
Jangan Salahkan Rakyat! Ekonom Sebut Tata Kelola Pemerintah Jadi Biang Kerok Daya Beli Lesu
-
PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang Pemerintah: Bukan Abu-abu, Tapi Teman yang Jujur
-
Kabel Menjuntai Renggut Nyawa Siswi SMAN 6 Jakarta, Pramono Turun Tangan
-
Ketua DPR Iran ke AS: Jangan Minta Hal Berlebihan, Kami Tak Ragu Menghancurkan
-
Giliran Kelompok Tani Geruduk Patung Kuda, Suarakan Pengaruh MBG Hingga Reforma Agraria
-
Alasan KPK Belum Periksa Anggota Pansus Haji Diduga Terima 1 Juta Dolar AS
-
Pagar Masih dari Bambu, Gibran Janjikan Revitalisasi Sekolah untuk Wilayah 3T