Suara.com - Pada periode penerimaan mahasiswa baru kali ini, ternyata ada beberapa prodi Universitas Indonesia sepi peminat. Hal ini dikarenakan banyak faktor. Namun demikian, rasanya akan menarik jika kita bahas beberapa prodi UI sepi peminat SNMPTN 2022 tersebut, mengingat UI sebenarnya adalah salah satu universitas paling bergengsi di Indonesia ini.
Informasi prodi UI sepi peminat SNMPTN 2022 ini didapatkan dari berbagai sumber, dan secara khusus disajikan untuk Anda. Semoga saja dengan membaca beberapa informasi dari daftar berikut ini Anda bisa mendapatkan inspirasi dan memanfaatkan kesempatan yang terbuka lebar ini untuk calon mahasiswa yang Anda kenal.
Prodi UI Sepi Peminat SNMPTN 2022
1. Ilmu Sejarah
Pertama adalah Ilmu Sejarah. Dari total kapasitas 12 orang untuk mahasiswa baru, pendaftar yang memasukkan berkas hanya sebanyak 121 orang saja. Artinya, pada jurusan ini persaingannya cenderung tidak terlalu ketat.
2. Sastra Rusia
Bahkan dibandingkan dengan Ilmu Sejarah, perbandingan calon mahasiswa yang mendaftar dengan daya tampungnya masih lebih sepi Sastra Rusia. Dari 12 orang daya tampung mahasiswa baru, hanya sebanyak 114 orang calon mahasiswa saja yang berminat pada jurusan ini.
3. Fisika
Dari total 20 kursi yang diperebutkan untuk calon mahasiswa baru, total hanya terdapat 116 orang pendaftar saja. Tentu ini bisa jadi kesempatan menarik untuk siapa saja yang berminat masuk di prodi ini.
4. Geologi
Masuk ke prodi Geologi, total daya tampung mahasiswa baru yang ada di jurusan ini adalah sebanyak 12 orang. Penasaran total jumlah peminatnya? Hanya 99 orang dari seluruh calon mahasiswa baru yang terdata hingga artikel ini ditulis.
Prodi UI sepi peminat SNMPTN 2022 adalah Teknik Perkapalan. Teknik Perkapalan mungkin jadi salah satu jurusan unik yang dimiliki UI.
Namun, hal ini tak membuat prodi ini ramai peminat. Dari total 12 orang kapasitas mahasiswa baru yang bisa ditampung, hanya sebanyak 91 orang saja yang mendaftar prodi ini.
6. Sastra Jerman
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004
-
Bukan Sekadar Pameran E-Voting, Wamendagri Minta Fasilitas Simulasi Pemilu Jadi Pusat Kebijakan
-
Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya
-
Wamen PANRB Tegaskan Era Digital Butuh Pemimpin Visioner, Bukan Sekadar Manajer
-
Momen Haru Eks Wamenaker Noel Peluk Cium Putrinya usai Sidang: Ini yang Buat Saya Semangat
-
Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir
-
Sekarang Malu dan Menyesal Terima Uang Rp3 Miliar dan Ducati, Noel: Saya Minta Ampun Yang Mulia
-
Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru
-
Ahli Psikologi TNI Bongkar Profil 4 Penyiram Air Keras Andrie Yunus: Kemampuan Analisa Rendah
-
Buntut Kematian Dokter Myta, Kemenkes Tunda Internship di Puskesmas dan RSUD Kuala Tungkal