Suara.com - Litbang Kompas mengeluarkan rilis survei terhadap tingkat kepuasan publik yang tinggi terhadap Pemerintahan Presiden Joko Widodo-Ma’ruf Amin hingga mencapai 73,9 persen.
Melansir Wartaekonomi.co.id -- jaringan Suara.com, Sekretaris Jenderal Komunitas Jokowi Prabowo (Jokpro) 2024 Timothy Ivan Triyono memberikan tanggapan.
Ia menilai tingginya tingkat kepuasan yang tercermin dalam survei tersebut menandakan keberhasilan pemerintah Jokowi.
Bahkan, Timothy yakin dan optimistis hal itu sangat linear dengan aspirasi masyarakat selama ini yang ingin jabatan Presiden Jokowi dapat diperpanjang hingga 3 periode.
"Ketika masyarakat mayoritas menganggap pemerintahan Jokowi ini berhasil maka akan sangat linear dengan keberlanjutan pemerintahan Jokowi di periode ke tiga, Jokpro 2024 optimis amandemen akan segera terealisasi," Ujar Timothy kepada wartawan, Rabu (23/2/2022).
Menurut Timothy kepuasan publik itu tidak lepas dari keberhasilan Jokowi dalam mengelola berbagai aspek kehidupan masyarakat di mana yang paling tinggi merujuk data hasil survei Litbang Kompas disebutkan pada bidang kesejahteraan sosial 78,3 persen serta politik dan hukum sebesar 77,6 persen.
"Tingkat kepuasan masyarakat semakin tinggi, keberhasilan pemerintah Jokowi dianggap semakin baik, keberhasilannya apalagi di dalam menangani Covid 19, maka masyarakat saya yakin akan menginginkan lagi Jokowi," Bebernya.
Timothy menegaskan untuk mewujudkan Jokowi menjadi presiden 3 periode bukanlah sebuah mimpi di siang bolong melainkan hal yang realistis.
Buktinya, lanjut Timothy, berdasarkan aspirasi dari berbagai lapisan masyarakat dalam barisan Komunitas Jokpro 2024 sudah terbentuk di 31 Provinsi dan akan melakukan deklarasi secara nasional pada bulan Maret mendatang di Jakarta.
"Sekarang (Jokpro) sudah ada di 31 provinsi artinya sebentar lagi Jokpro sudah hampir menyelesaikan konsolidasi di 34 provinsi, kami akan targetkan deklarasi nasional di bulan Maret di Jakarta. Di saat banyak masyarakat yang mulai buka suara mendukung Jokowi 3 periode, Jokpro 2024 sudah siap menyongsong deklarasi nasional dan menyampaikan aspirasinya kepada MPR," ucap Timothy.
Sebelumnya, Survei Litbang Kompas pada 17-30 Januari 2022 dengan 1.200 responden pada tingkat kepercayaan mencapai 95 persen dengan margin of error pada 2,8 persen.
Disebutkan dalam temuan survei kepuasan masyarakat meningkat pada empat hal, yaitu politik dan keamanan (meningkat 6,8 persen), penegakan hukum (5,3 persen), ekonomi (6,1 persen), serta kesejahteraan sosial (9,7 persen).
Berita Terkait
-
Dianggap Berhasil dan Puaskan Masyarakat, Jokpro: Jokowi Layak Tiga Periode
-
Jadi Saksi Meringankan, Ketua Joman Ungkap Sederet Aksi Munarman Kutuk Bom Surabaya Hingga Bantu Pembangunan Gereja
-
Maju Jadi Saksi Meringankan karena Kawan Lama, Ketua Joman: Jika Munarman Teroris, Berpeluang Sakiti Presiden Jokowi
-
Bicara soal Pemindahan Ibu Kota ke Nusantara, Presiden Jokowi: Menunjukkan Kebesaran Bangsa Indonesia
-
Bertugas Di Negara Cincin Api, Jokowi Minta BNPB Selalu Berbenah Diri
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
RS Tolak Pasien karena JKN Nonaktif, Mensos Gus Ipul: Mestinya Disanksi BPJS, Tutup Rumah Sakitnya
-
Mensos Gus Ipul: RS Tak Boleh Tolak Pasien BPJS Penerima Bantuan Iuran
-
Wamendagri Wiyagus Lepas Praja IPDN Gelombang II, Percepat Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang
-
Kasatgas PRR Ingatkan Pemda yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana
-
Satgas PRR Resmikan Huntara di Tapanuli Selatan dan Tujuh Kabupaten Lain Secara Serempak
-
Kasus Tragis Anak di Ngada NTT, Pakar Sebut Kegagalan Sistem Deteksi Dini dan Layanan Sosial
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!