Suara.com - Jumlah pasien yang dirawat di Rumah Sakit Darurat Khusus Covid-19 atau RSDC Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (24/2/2022), berkurang 125 orang, apabila dibandingkan dengan angka pada satu hari sebelumnya.
"Pasien rawat inap terkonfirmasi positif Covid-19 di Tower 4, 5, 6, dan 7 sebanyak 2.930 orang, sementara jumlah semula (satu hari sebelumnya) 3.055 orang. Pasien rawat inap berkurang 125 orang," kata Pegawai Harian Lepas Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) I Septiono Prayogo menerangkan situasi terkini di RSDC Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Kamis.
Ia juga menyampaikan terhitung sejak 23 Maret 2020 sampai 24 Februari 2022, jumlah pasien yang dirujuk ke RS Darurat Wisma Atlet sebanyak 156.336 orang.
Dari jumlah pasien rawat inap per Kamis, tingkat keterisian tempat tidur atau BOR di RSDC Wisma Atlet Kemayoran saat ini 35,3 persen, mengingat kapasitas total tempat tidur 8.299 unit.
Batas aman BOR yang ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO adalah 60 persen.
Dalam siaran tertulisnya, Penerangan Kogabwilhan I menyampaikan perkembangan situasi di Rumah Sakit Khusus Infeksi atau RSKI Pulau Galang, Batam, Kepulauan Riau. Jumlah pasien rawat inap di RSKI Pulau Galang per Kamis, sebanyak 381 orang.
"Pasien rawat inap ada 381 orang, yang di antaranya 227 orang pria dan 154 perempuan. 381 pasien itu seluruhnya terkonfirmasi positif Covid-19," kata Septiono sebagaimana dikutip dari keterangan tertulisnya.
Penerangan Kogabwilhan I TNI itu mencatat dalam 24 jam terakhir pasien rawat inap di RSKI Pulau Galang bertambah 60 orang.
"Pasien rawat inap per 24 Februari 2022 sebanyak 381 orang, semula (satu hari sebelumnya) 321 orang," ujar dia.
Baca Juga: Tuntut Pencabutan Pergub no 207 Tentang Penggusuran di Jakarta
Terhitung sejak 12 April 2020 sampai 24 Februari 2022, RSKI Pulau Galang menerima total 19.763 pasien. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 164 Orang, Terdengar Jeritan dari Reruntuhan
-
Disembunyikan Dalam Beras Basmati! Polisi Ungkap Kasus Narkoba Berlogo Batman Asal Malaysia
-
PGRI: Jangan Cap Guru Mata Duitan karena Minta Gaji Layak
-
Modus 'Tak Diklik': KPK Bongkar Pungli dan Setoran Gelap Kanim Bali untuk Eks Wamen Silmy Karim
-
Nasib Pilu Korban Penyekapan Bandung, Menkes Tak Bisa Jamin Pulih Sempurna
-
Negara Eropa Bersatu untuk Venezuela, Kirim Banyak Bantuan Termasuk Pesawat Angkut A400M
-
Buntut Viral di Medsos, Kawasan Senopati Kena 'Sikat' Petugas: Mobil Mewah Ikut Kena Angkut!
-
Geger Siswa SD Demo Dukung MBG, Saat Hak Anak Dirampas Demi 'Syahwat' Orang Dewasa
-
Update Gempa Venezuela, Korban Tewas Tembus 164 Orang
-
Tiga Manajer KDMP dan KNMP Meninggal di Latsarmil! DPR Desak Evaluasi Total Latihan Fisik