Suara.com - Satgas Pangan Polri memastikan stok sembako dan daging aman untuk bulan ramadhan hingga lebaran Idul Fitri. Kepastian ini diklaim berdasar rapat koordinasi yang telah dilakukan bersama seluruh pemangku kepentingan.
Kasatgas Pangan Polri Irjen Pol Helmy Santika meminta masyarakat tak perlu panik atau membeli sembako dan daging secara berlebihan.
"Ini adalah rapat awal untuk bisa sebagai langkah konsolidasi Satgas Pangan dan jajaran pemangku kepentingan lain untuk bisa yakinkan masyarakat bahwa jelang puasa dan lebaran insya Allah stok aman," kata Helmy di Bareskrim Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (24/2/2022).
Menurut Helmy, pekan depan pihaknya juga berencana menggelar rapat bersama regulator. Selain itu juga akan melakukan pemantauan terhadap produsen-produsen untuk memastikan distribusi sembako hingga daging tepat sasaran.
"Jadi ini langkah awal dalam upaya antisipasi bulan puasa dan lebaran jangan sampai terjadi gejolak harga kelangkaan barang dalam upaya distribusi," katanya.
Mantan Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri ini juga memastikan ketersediaan minyak goreng di bulan ramadhan hingga Idul Fitri aman. Dia mengklaim itu berdasar data produksi minyak goreng selama satu tahun.
"Saya rujuk data-data produksi minyak goreng kita setahun 620 ribu atau 630 ribu ton dan kebutuhan perbulan 400 ribu ton. Kalau dilihat data ini maka dalam rangka sambut ramadan maka stok cukup berdasarkan data," kata dia.
Berita Terkait
-
Terjun Langsung dalam dalam Aksi Kemanusiaan, Senkom Mitra Polri Mendapat Penghargaan dari Basarnas
-
Sebut Banyak Korban Kekerasan Seksual Ogah Melapor, Polri: Itu Membuat Kami jadi Kesulitan
-
Tiba di Bareskrim Polri, Crazy Rich Indra Kenz Tutup Mulut Ditanya Soal Dugaan Penipuan Berkedok Trading Binary Option
-
Video Adam Deni Minta Maaf Viral, Warganet Sentil: Backingan 9 Naganya Kemana
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK
-
Clara Shinta Ogah Damai dengan Mantan Suami, Proses Hukum Jalan Terus
-
Wacana Penderita TBC Jadi Penerima MBG Ditolak DPR, Dinilai Berpotensi Sebarkan Penyakit
-
Bukan Copet, Transjakarta Ungkap Fakta Penumpang Ngamuk di Koridor 5 yang Viral
-
DPR Ungkap Dana Transfer Daerah 2027 Disunat Rp300 Triliun, Gaji PPPK Terancam Macet
-
Sejarah Baru! Rakyat Bisa Pilih Sendiri Logo HUT ke-81 RI, Prabowo Siapkan Hadiah Undangan ke Istana
-
Kemensos Gandeng TNI, 1.000 Taruna Akmil Siap Bina Siswa Sekolah Rakyat
-
LPSK Siap Lindungi Korban Lain Taufik Hidayat: Jangan Takut, Segera Lapor!
-
Terpilih dari 600 Pendaftar, 9 Siswa Indonesia Lanjut Kuliah ke Jepang dengan Beasiswa Penuh
-
Ada Upaya 'Jurang Pemisah' Prabowo-Gibran? Gerindra Buka Suara Soal Isu Suap BEM UBK