Suara.com - Ketua Umum Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan membantah melakukan pertemuan dengan Presiden Joko Widodo untuk membahas perombakan kabinet pemerintahan.
"Tidak benar," kata Zulkifli, Senin (7/3/2022).
Wakil Ketua MPR itu mengatakan baru kembali dari kunjungan kerja ke Provinsi Jawa Tengah.
"Ini saya baru pulang dari Jateng, kunjungan enam hari," ujar Zulkifli.
PAN mendukung pemerintahan Jokowi-Maruf Amin dan sampai sekarang belum mendapat kursi di kabinet pemerintahan.
Zulkifli menekankan PAN menghormati keputusan Presiden Jokowi, terutama menyangkut perombakan kabinet, karena merupakan hak prerogatif.
Di sejumlah kesempatan, Zulkifli menyatakan partainya mendukung pemerintahan Jokowi-Maruf Amin.
Dia mengklaim dukungan partainya diberikan tanpa syarat.
"Kami mendoakan agar pemerintahan Jokowi - Maruf Amin sukses, tidak ada syarat-syarat dan tidak meminta-minta jabatan," kata Zulkifli dalam laporan Antara, Senin (29/7/2019).
Baca Juga: Isu Reshuffle Kabinet Kembali Mencuat, Ini Nama Menteri yang Disebut Layak Diganti
Alasan PAN dukung Jokowi-Maruf Amin karena pemilu 2019 sudah usai. PAN pun sudah bukan bagian dari Koalisi Indonesia Makmur.
"Kita bersatu kembali menjahit Merah Putih, kita dukung dan doakan Jokowi - Maruf Amin agar sukses," ujarnya.
Pasca pemilu 2019, menurut dia, kerja sama antarpartai politik sangat dimungkinkan, khususnya dalam pemilihan kepala daerah karena untuk mengusung pasangan calon kepala daerah harus didukung koalisi partai.
Zulkifli mengatakan bahwa Indonesia yang menganut sistem multipartai, tidak mungkin tidak kerja sama dalam tiap momentum politik.
"Misalnya, saya mengusung kepala daerah, harus kerja sama. Oleh karena itu, kita jaga hubungan baik, pasti ada kerja samanya," katanya. [Rangkuman laporan Suara.com]
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Bantah Gunakan Drone Serang Gereja di Intan Jaya, TNI: Itu Aksi Provokasi Pecah Belah!
-
Jutaan Situs Diblokir tapi 200 Ribu Anak Tetap Terpapar Judol, di Mana Celah Keamanan Kita?
-
Mensos Gus Ipul Ajak Dema PTKIN se-Indonesia untuk Mensukseskan Sekolah Rakyat
-
Ketua Umum PRIMA: Kebangkitan Nasional 2026 Momentum Bangkitnya Indonesia Menuju Negara Kerakyatan
-
Guru yang Cabuli 4 Santri di Ponpes Lombok Tengah Ternyata Aktif di Aplikasi Kencan Gay
-
Pria Misterius Tewas Tertabrakn Kereta di Jagakarsa, Kulit Putih Diduga Usia 25 Tahun
-
Israel Bajak Global Sumud Flotila di Laut Internasional, Netanyahu Bangga Tangkap Aktivis Gaza
-
Menhan Sjafrie: Seluruh Kabupaten di Jawa Dikawal Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan di 2026
-
Menhan Sjafrie: Misi Kemanusiaan Gaza Tertunda Akibat Konflik AS - Iran
-
LPSK Pasang Badan, Lindungi PRT di Jaksel yang Diduga Dianiaya dan Dilaporkan Balik Majikan