Suara.com - Mengingat munculnya wacana penundaan pemilu 2024 yang semakin ramai jadi perbincangan, kini beberapa hari terakhir, ada pula nama Firli Bahuri yang mencuat dalam bursa calon Presiden 2024 (Capres 2024).
Melansir Terkini.id -- jaringan Suara.com, mengetahui hal tersebut, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri pun buka suara soal namanya dalam capres 2024 Dalam keterangannya, Firli Bahuri meminta dirinya jangan diganggu soal capres pada pilpres 2024.
"Mohon jangan ganggu saya dengan wacana Capres. Saya hanya ingin fokus mengabdi, menyelesaikan tugas saya sebagai Ketua KPK," ujarnya.
Sementara itu, dukungan tersebut datang dari sejumlah elemen masyarakat bawah di berbagai daerah.
Salah satunya dari kelompok tani, nelayan, pegiat UMKM, kaum milenial, hingga kalangan pelajar dan santri turut mendorongnya untuk mengisi kepemimpinan nasional.
"Saya kira layak dipertimbangkan. Bisa menjadi salah satu opsi di luar nama-nama yang sudah lama beredar," kata Direktur Dimensi Research and consulting, Imam Darmadi.
Disebutkan, latar belakang Firli sebagai penegak hukum dan Ketua KPK punya daya tawar tersendiri.
Ia akan jadi pembeda dari nama-nama yang sering disebut dalam survei yang berasal dari elit partai, pejabat eksekutif atau kepala daerah.
"Tentu semua perlu diuji. Jika dukungan itu terus meluas, tak terbendung, sangat mungkin masuk radar partai politik," tegasnya.
Baca Juga: Wajib Tahu, Ini 10 Momen yang Bisa Mengganggu Belajar
Berita Terkait
-
Dieksekusi Kasus Baru, Wawan Suami Airin Sekaligus Adik Kandung Ratu Atut Tambah Lama Meringkuk di Lapas Sukamiskin
-
Menerka Alasan Elektabilitas Puan yang Rendah, Pengamat Singgung Nama Megawati
-
Isu Masa Jabatan Presiden Disebut Jadi Bukti Ketidakyakinan Ganjar Pranowo di Pilpres 2024
-
KPK Sebut Bupati Penajam Paser Utara Abdul Mas'ud Dapat Duit Setoran dari Kontraktor hingga Lewat SKPD
-
Wajib Tahu, Ini 10 Momen yang Bisa Mengganggu Belajar
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik