Namun, sudah ada astronot wanita dan perdana menteri, gadis-gadis bisa menempuh pendidikan sampai ke universitas, wanita dapat bekerja dan memiliki keluarga, wanita memiliki pilihan nyata. Jadi setiap tahun dunia menginspirasi wanita dan merayakan prestasi mereka.
Hari perempuan dnia menjadi hari libur resmi di banyak negara termasuk Afghanistan, Armenia, Azerbaijan, Belarus, Burkina Faso, Kamboja, Cina , Kuba, Georgia, Guinea-Bissau, Eritrea, Kazakhstan, Kirgistan, Laos, Madagaskar , Moldova, Mongolia, Montenegro, Nepal (khusus wanita), Rusia, Tajikistan, Turkmenistan, Uganda, Ukraina, Uzbekistan, Vietnam dan Zambia. Di beberapa negara lain, hari perempuan sedunia memiliki status yang setara dengan Hari Ibu di mana anak-anak memberikan hadiah kecil kepada ibu dan nenek mereka.
Demikian itu segelintir informasi terkait dengan sejarah hari perempuan sedunia.
Kontributor : Mutaya Saroh
Berita Terkait
-
Memandang Serangan Umum 1 Maret dari Perspektif Taktis Kedua Belah Pihak
-
Biar Makin Tahu, Ini Fakta Unik tentang Sejarah Vespa: Hadir setelah Perang Dunia 2
-
International Womens Day 2022 dan Urgensi Perayaannya
-
Sejarah Paris Fashion Week: Siapa Pencetusnya?
-
Ribut-ribut Soal Paris Fashion Week, Ini 6 Fakta yang Perlu Diketahui Tentang Pekan Mode Bergengsi Itu
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
- 5 Parfum Wanita Terbaik untuk Acara Malam, Wanginya Elegan dan Memikat
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Dua Mahasiswa Diduga Jadikan Instagram Lapak Tembakau Sintetis
-
Pelatih Spanyol Lebih Takut Naik Helikopter Dibanding Lawan Lionel Messi di Final Piala Dunia 2026
-
Kanker pada Perempuan Kini Bisa Ditangani Lebih Personal, Terapi Presisi Bawa Harapan Baru
-
Dari Propaganda hingga Pengawasan: Mengapa 1984 Tetap Relevan di Zaman Digital
-
DPR Sentil Pihak SPPG saat Rapat: 120 Juta Penerima Manfaat, Siapa yang Mau Diberi Makan?
-
Liga Sepak Bola Kampung, Ikhtiar Jaga Anak Muda Menteng dari Bahaya Narkoba
-
15 Kepala Daerah Hasil Pilkada 2024 Kena OTT KPK, Ongkos Politik Mahal Jadi Pemicu?
-
Membaca, Menunda, Lupa: Ketika Balasan Chat Hanya Berakhir di Kepala
-
Dompet Karyawan Alfamart Dicuri, Polisi Lampung Utara Temukan Fakta Tak Terduga Saat Tangkap Pelaku
-
Bobby Nasution Dorong Warisan Sejarah Nias Jadi Destinasi Wisata Dunia