Suara.com - Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, mengatakan serikat buruh petani dan sejumlah organisasi lainnya akan melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, pada Jumat (11/3/2022).
Aksi salah satunya menyuarakan penolakan terhadap usulan penundaan Pemilu 2024 dan perpanjangan masa jabatan presiden.
"Pada tanggal 11 Maret 2022 ini Partai Buruh bersama bersama organ-organ serkat buruh dan petani akan melakukan aksi," kata Said dalam konferensi pers daring, Rabu (9/3/2022).
Menurutnya, aksi tersebut akan diikuti oleh ribuan massa buruh. Hal itu juga akan dilakukan serentak di 30 Provinsi di Indonesia.
Said mengatakan, massa akan mendesak Ketua DPR RI Puan untuk lantang memastikan Pemilu 2024 tetap digelar sesuai jadwal yang sudaj ditetapkan.
"Nanti aksi sekali lagi pada 11 Maret 2022 nanti akan meminta pimpinan DPR menyatakan secara tegas tidak ada satu opsi apapun kecuali kesepakatan yang menyatakan 14 Februari 2024 adalah pelaksanaan pemilihan presiden dan pelaksanaan pemilihan legislatif," tegasnya.
Said mengatakan, usulan penundaan Pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden yang disampaikan petinggi PKB, Golkar dan PAN merupakan hal yang ilegal dan berbahaya.
"Wacana perpanjangan presiden yang dilontarkan ketua umim Golkar, PKB dan PAN adalah ilegal inkonstitusional karena tanggal pelaksaan Pilpres dan Pileg sudah ditetapkan secara resmi oleh pemerintah DPR dan sudah disetujui oleh penyelenggaraan Pemilu," tandasnya.
Muncul dari Ketum Parpol Pengusung Jokowi
Sebelumnya, Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sekaligus Wakil Ketua DPR RI Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin mengusulkan Pemilu 2024 diundur selama satu atau dua tahun. Momentum perbaikan ekonomi dianggap tak boleh terganggu dengan adanya Pemilu.
"Saya mengusulkan pemilu 2024 ditunda satu atau dua tahun," kata Cak Imin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (23/2/2022).
Menurutnya, momentum perbaikan ekonomi yang sudah mulai berjalan pasca dua tahun dihajar pandemi covid tidak boleh menjadi terhenti atau membeku.
Sementara terbaru, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan menyatakan setuju dengan usulan agar Pemilu 2024 diundur atau ditunda.
Situasi pandemi, masalah global hingga hasil survei tingkat kepuasaan terhadap pemerintahan Joko Widodo yang masih tinggi dijadikan alasan.
"Karenanya berbagai pertimbangan itu dan masukan dari masyarakat, kalangan, kami, memutuskan setuju Pemilu diundur," kata Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (25/2/2022).
Berita Terkait
-
Tanggapan Presiden Masih 50:50, Demokrat Tuntut Jokowi Tegas Tolak Wacana Penundaan Pemilu 2024
-
Perdebatan Penundaan Pemilu 2024 Cuma Wacana, Tak Ada Pembahasan Soal itu di Tingkat Penyelenggara
-
Anggota Bawaslu Pastikan Belum Ada Penundaan Pemilu; Bagi Kami Itu Mungkin Perdebatan di Tingkat Wacana Politik
-
Usul Pemilu 2024 Ditunda, Cak Imin Dicurigai Dapat Tekanan Pihak Lain
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
Terkini
-
Pendidikan Tak Boleh Terputus Bencana, Rektor IPB Pastikan Mahasiswa Korban Banjir Bisa Bebas UKT
-
42 Ribu Rumah Hilang, Bupati Aceh Tamiang Minta BLT hingga Bantuan Pangan ke Presiden Prabowo
-
Tanggul Belum Diperbaiki, Kampung Raja Aceh Tamiang Kembali Terendam Banjir
-
Prabowo Setujui Satgas Kuala! Anggarkan Rp60 Triliun untuk Keruk Sungai dari Laut
-
Tawuran Awali Tahun Baru di Jakarta, Pengamat Sebut Solusi Pemprov DKI Hanya Sentuh Permukaan
-
Tiket Museum Nasional Naik Drastis, Pengamat: Edukasi Jangan Dijadikan Bisnis!
-
Timbunan Sampah Malam Tahun Baru Jogja Capai 30 Ton, Didominasi Alas Plastik dan Gelas Minuman
-
Nasib Pedagang BKT: Tolak Setoran Preman, Babak Belur Dihajar 'Eksekutor'
-
Ragunan 'Meledak' di Tahun Baru, Pengunjung Tembus 113 Ribu Orang Sehari
-
KUHP Baru Berlaku Besok, YLBHI Minta Perppu Diterbitkan Sampai Aturan Turunan Lengkap