Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi melantik Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman untuk sisa masa jabatan 2022-2023 di Istana Negara, Kamis (10/3/2022). Andi menggantikan gubernur sebelumnya yakni Nurdin Abdullah yang divonis lima tahun penjara atas kasus korupsi.
Melalui siaran langsung dari kanal YouTube Sekretariat Presiden, terlihat Andi bersama Jokowi, Wakil Presiden Ma'ruf Amin dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menjalani proses kirab menuju Istana Negara. Tampak Jokowi mengenakan jas berwarna biru.
Setelah itu, rombongan tiba di ruangan pelantikan. Acara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya.
Proses pelantikan dilanjutkan dengan mengucapkan sumpah jabatan.
"Terlebih dahulu saya akan bertanya kepada saudara, bersedia kah saudara mengucapkan sumpah menurut agama Islam?," tanya Jokowi.
"Bersedia," jawab Andi.
Jokowi lantas melanjutkan membacakan sumpah jabatan yang kemudian diikuti oleh kepala daerah tersebut.
"Demi Allah saya bersumpah akan memenuhi kewajiban saya sebagai gubernur dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya memegang teguh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan menjalankan segala undang-undang dan peraturannya dengan selurus-seluruhnya serta berbakti kepada masyarakat nusa dan bangsa," demikian sumpah janji jabatan yang diucapkan Jokowi dan diikuti oleh kepala daerah tersebut.
Setelah proses pengucapan sumpah janji jabatan selesai, lagu Indonesia Raya pun dikumandangkan.
Pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 25 P Tahun 2022 tentang Pengesahan Pemberhentian Gubernur Sulawesi Selatan masa jabatan 2018-2023 dan Pengesahan Pengangkatan Gubernur Sulawesi Selatan masa jabatan 2018-2023.
Berita Terkait
-
Tanggapi Soal Isu Reshuffle, Demokrat: Lebih Tepat Dilakukan, daripada Ngemis Minta Masa Jabatan Diperpanjang
-
Beberapa Partai Koalisi Usul Pemilu Ditunda, Pengamat: Jokowi Mulai Kesepian
-
Ditemani Megawati, Jokowi Tinjau Persemaian Modern Rumpin di Bogor
-
Jokowi Sempat Singgung soal Penceramah Radikal, Orang KSP Pasang Badan: Faktual Bukan Menagada-Ada
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
KPK Telusuri Aset Tersangka Korupsi Haji Rp622 Miliar, Pengelola Apartemen Ikut Diperiksa
-
Mengapa Keterlibatan Komcad di Pengamanan Demo Mahasiswa Jadi Alarm Demokrasi?
-
Alasan Efisiensi, BGN Mau Hapus MBG Untuk Siswa SMA
-
Resmikan 8 MPP Baru, Menteri Rini: Masyarakat Membutuhkan Layanan yang Mudah dan Terintegrasi
-
Fisipol Menolak Bungkam, Mahasiswa UGM 'Hukum' Penguasa di Halaman Kampus
-
Bahas Anggaran 2027, Kepala BGN Nanik S Deyang Resmi Tunjuk Agustina Arumsari Jadi Jubir
-
Bukan Gas Alam, Polisi Selidiki Unsur Pidana di Balik 126 Teror Api Sleman
-
Guru Ungkap Ada PPPK Paruh Waktu Bergaji Rp15 Ribu, Anggaran Pendidikan Disorot
-
BEM SI Nilai DPR Tak Pro Rakyat, Malah Fokus Bahas RUU Polri
-
Open House SRMP 2 Medan, Gus Ipul Ajak Masyarakat Lihat Gambaran Utuh Sekolah Rakyat