Suara.com - Umumnya pengantin perempuan mendapatkan mas kawin dari calon suami. Namun berbeda dengan pria yang satu ini.
Bak kejatuhan durian runtuh, pria ini dapat mas kawin yang jumlahnya tak tanggung-tanggung.
Melansir dari Ohbulan!, mempelai pria di Thailand menerima hadiah berupa mahar sebesar 12,8 juta baht (sekitar Rp 5,49 Miliar) dari mempelai perempuan.
Upacara pernilahan berlangsung di kota Khon Kaen, Thailand.
Pemberian mahar dari mempelai perempuan memang berbeda dari tradisi biasanya. Dalam hal ini sang suami dikenal sebagai Micky (33) dan pengantin perempun adalah Bailew (33).
Diceritakan lebih lanjut, di antara mahar yang diterima adalah uang tunai 2 juta baht (sekitar Rp 828 juta) serta perhiasan senilai 500.000 baht (sekitar Rp 214,5 juta).
Tak hanya itu ia juga mendapatkan sertifikat hak atas tanah seluas 0,8 hektar senilai lebih dari 500.000 baht (sekitar Rp 214,5 juta), dan rumah senilai 7 juta baht (sekitar Rp 3 Miliar) dan mobil BMW Seri 3 senilai 2,8 juta baht (Rp 986,9 juta).
Biasanya keluarga pengantin wanita akan meminta mas kawin (sin sod) sebesar 100.000 baht (sekitar Rp 42,9 juta) hingga satu juta baht (sekitar Rp 429 juta) kepada pengantin pria.
Namun Bailew, sang mempelai perempuan adalah orang kaya raya yang memiliki banyak bisnis termasuk restoran. Keluarga Bailew juga tidak keberatan sama sekali setelah dia menjelaskan bahwa dia ingin membayar mahar.
Baca Juga: Empat Pembobol Mobil yang Viral di Medsos Ditangkap, Modus Mepet Posisi Parkir
Menurut Bailew, dia menganggap dirinya sebagai perempuan beruntung berhubungan dengan Micky yang merawatnya dengan baik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Kubu Kerry Riza Sebut Jaksa Paksakan Keputusan Bisnis Jadi Tindak Pidana Korupsi
-
Konflik Kartel Meksiko Geser Rantai Pasok Narkoba ke Indonesia, BNN Waspadai Jalur Alternatif
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
Jelang Vonis Korupsi Pertamina, Ketua Hakim Beri Peringatan Keras: Jangan Coba-coba Pengaruhi Kami!
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Kerry Adrianto Merasa Dijebak dalam Kasus Korupsi Pertamina
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
-
Unik, Aksi Massa di Mapolda DIY Bergerak Organik Tanpa Orasi dan Tuntutan Tertulis
-
Aksi di Mapolda DIY: Massa Kecam Kekerasan Aparat yang Tewaskan Bocah di Maluku
-
Terkuak! Bukan Polisi, Pelaku Penganiaya Pegawai SPBU di Cipinang Ternyata Wiraswasta