Suara.com - Presiden Ukraina Zelensky untuk pertama kalinya berbicara lewat "video call" kepada parlemen Jerman Bundestag. Ini merupakan lanjutan rangkaian imbauan Zelensky kepada para pimpinan berbagai negara.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dalam "video call" pertamanya kepada Jerman menjelang pembukaan sidang parlemen Bundestag Kamis (17/3) mengatakan, "bantuan datang terlalu lambat untuk menghentikan perang."
Zelensky juga melontarkan sejumlah pernyataan tajam kepada pemerintah di Berin, terkait kepentingan ekonomi Jerman bersama Rusia.
"Kami bisa melihat kesediaan kalian untuk melanjutkan bisnis dengan Rusia, dan kita sekarang berada di tengah perang dingin. Sekali lagi ini merupakan sesuatu yang gagal kalian lihat. Kalian masih memproteksi diri sendiri di belakang sebuah tembok, yang tidak memungkinkan kalian untuk melihat apa yang kami lakukan," kata presiden Ukraina itu.
Kepada kanselir Jerman Olaf Scholz, di akhir pesan videonya sepanjang 10 menit, Zelensky melontarkan imbauan, "runtuhkan tembok itu dan bantu kami".
Pesan virtual itu merupakan rangkaian imbauan yang dilontarkan Zelensky kepada pimpinan sejumlah negara, untuk meraih dukungan terhadap negaranya, sesudah Rusia menyerang Ukraina.
Presiden Ukraina dalam rangkaian pesan videonya, mula-mula berbicara di depan parlemen Kanada awal pekan ini, dilanjutkan memberikan pesan virtual di depan Kongres AS dan menyerukan sanksi ekonomi lebih keras terhadap Kremlin dan para pihak yang memungkinkan invasi.
Ia mengajukan alasan: "Perdamaian lebih penting dibanding pendapatan"
Posisi Jerman dalam krisis Ukraina
Baca Juga: Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy Akan Pidato di Kongres AS Meski Dalam Keadaan Perang
Pemerintah Jerman bereaksi atas invasi Rusia ke Ukraina pada 24 Februari lalu, dengan menyetujui pemasokan senjata ke Ukraina.
Sejauh ini Berlin telah mengirimkan 1.000 senjata anti tank dan 500 rudal darat ke udara.
Namun Jerman tetap mempertahankan sikapnya menentang NATO terlibat langsung dalam perang di Ukraina, dan menegaskan deeskalasi situasi jauh lebih penting.
Kanselir Scholz awal bulan ini kembali menekankan, "Kami ingin melakukan deeskalasi konflik, dan kami ingin melihat konflik ini berakhir."
Wakil Ketua Parlemen Jerman Katrin Göring-Eckardt dalam pidatonya sesaat menjelang pesan video Zelenskyy ditayangkan di Bundestag, menegaskan kekecewaannya atas perang yang dilancarkan Rusia ke Ukraina, dan menjamin solidaritas Jerman terhadap Kyiv.
"Kami melihat kalian, pikiran kami bersama kalian dan mereka, yang bersimpati terhadap kalian," ujar politisi dari Partai Hijau ini. as/yf (dpa, AFP,epd)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah
-
Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?
-
Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!
-
Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat
-
Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan
-
Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai
-
Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi