Suara.com - Polsek Kembangan menangkap 42 remaja yang kedapatan melakukan aksi balapan liar di kawasan Jalan Baru Taman Aries, Jakarta Barat, Kamis (24/3/2022) dini hari.
"Kami tangkap 42 remaja yang terdiri dari 38 pria dan empat orang wanita berikut 18 unit sepeda motor, empat diantaranya sudah dimodifikasi untuk balapan berikut lima unit mobil," kata Kapolsek Kembangan, Kompol Binsar Sianturi saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis.
Penangkapan para remaja itu bermula dari laporan warga tentang adanya aksi balapan liar di kawasan taman Aries.
Berdasarkan informasi tersebut, pihaknya langsung menerjunkan tim ke lokasi untuk membubarkan anak muda yang menggelar aksi balapan liar tersebut.
Dalam proses pembubaran, polisi juga menangkap 42 pemuda yang terlibat dalam aksi balapan liar tersebut.
Para remaja itu langsung digiring ke Polsek Kembangan untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Sepeda motor yang mereka pakai ikut disita sebagai barang bukti.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Kembangan, AKP Reno Apri Dwijayanto mengatakan mayoritas dari remaja tersebut bukan berasal dari wilayah Kembangan. Mayoritas dari mereka juga masih berstatus pelajar.
Polisi selain memberikan sanksi tilang juga meminta kepada orang tua pelaku balapan liar untuk hadir menyaksikan para remaja itu membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya.
"Kami beri sanksi tilang, kami panggil orang tuanya untuk membuat surat pernyataan, dan kami bersurat ke pihak sekolahan," kata dia.
Baca Juga: Puluhan Remaja Pekanbaru Digiring ke Kantor Polisi dari Lokasi Balap Liar
Berita Terkait
-
Keluhkan Balap Liar di Jalan Pemuda Selalu Tutup Jalan, Warga Berharap Polisi Lakukan Ini
-
Puluhan Remaja Pekanbaru Digiring ke Kantor Polisi dari Lokasi Balap Liar
-
Ogah Kecolongan Aksi Balap Liar, Polda Metro Tutup Sejumlah Titik Kawasan Monas
-
Polisi Tangkap 10 Penggerak Balap Liar di Jalan Sudirman-Thamrin
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim