Suara.com - Berikut ini kumpulan kegiatan yang biasa batalkan puasa Ramadhan. Salah satunya adalah pindah agama. Lalu apa lagi? Simak penjelasannya di sini.
Dikutip dari AyoBandung, hal yang membatalkan puasa ink penting untuk diketqhui
Dikutip dari AyoBandung, hal-hal ya g membatalkan puasa ini penting untuk dipahami oleh semua muslim:
1. Melakukan Hubungan Seks
Hal yang bikin batal puasa selama Ramadhan adalah, yakni melakukan hubungan seksual dengan lawan jenis dengan sengaja.
2. Muntah Dengan Sengaja
Selama bulan puasa, jika seseorang muntah tanpa sengaja tetap dihukumi sah selama tidak ada yang tertelan kembali.
Tetapi, jika muntahannya tertelan dengan sengaja, maka hukum puasanya adalah batal.
3. Haid Dan Nifas
Baca Juga: Termasuk Bawang, Harga Sejumlah Bahan Pokok di Bekasi Naik Jelang Ramadhan
Selain puasanya batal, orang yang mengalami haid atau nifas wajib mengganti atau mengqaddla puasa. Dalam hal ini, puasa memiliki konsekuensi yang berbeda dengan shalat.
Sebab dalam shalat, orang yang haid atau nifas tidak diwajibkan untuk mengqadla shalat pada masa haid.
4. Mengeluarkan Sperma Dengan Sengaja
Mengeluarkan sperma secara sengaja juga bisa bikin puasa batal, apalagi jika hal tersebut dilakukan lewat masturbasi tanpa adanya hubungan seksual.
Berbeda dengan mimpi basah, maka puasanya masih dianggap sah dan tidak batal.
5. Murtad
Berita Terkait
-
Striker Abroad Timnas Indonesia Dirumorkan Jadi Incaran Persebaya Surabaya
-
4 Olahraga yang Cocok Dilakukan saat Puasa Ramadan, Gak Bakal Ganggu Ibadah!
-
6 Ide Jualan Takjil Kekinian yang Laku di Bulan Puasa
-
Puasa Nisfu Syaban 2026 Berapa Hari? Simak Jadwal Lengkapnya!
-
Cek Jadwal Libur Awal Ramadhan 2026 Anak Sekolah SD-SMA di Berbagai Provinsi!
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?