Suara.com - Bus pariwisata Mitsubishi Cunter BA 7034 WU yang membawa 25 mahasiswa Universitas Negeri Padang (UNP) mengalami kecelakaan di Jorong Gasan Kaciak, Nagari Tiku Selatan, Kecamatan Tanjungmutiara, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Jumat sekitar pukul 10.50 WIB.
Kapolres Agam AKBP Ferry Ferdian melalui Kasat Lantas Polres Agam Iptu Apriman Sural di Lubukbasung, Jumat (25/3/2022), mengatakan sebanyak 25 penumpang yang juga mahasiswa UNP mengalami luka-luka dan dibawa ke Puskesmas Tiku.
"Tiga korban di antaranya dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lubukbasung," katanya sebagaimana dilansir Antara.
Ia menceritakan, bus pariwisata yang dikendarai oleh Roni (38) warga Bukittinggi itu dari arah Pariaman menuju Tiku, Agam dengan membawa 25 mahasiswa UNP.
Sesampai di tempat kejadian perkara (TKP), tambahnya, kendaraan tersebut hilang kendali sehingga masuk ke dalam jurang sedalam sekitar dua meter.
"Mobil hilang kendali sehingga masuk ke dalam jurang dengan dalam sekitar dua meter dan mobil dalam kondisi rebah," katanya.
Ia menambahkan, anggota Lantas Polres Agam telah berada di lokasi kecelakaan setelah mendapatkan laporan dari warga.
Saat ini bus masih berada di dalam jurang dan menunggu mobil derek untuk evakuasi atau mengeluarkan kendaraan itu.
Setelah itu, kendaraan tersebut langsung dibawa ke Mapolres Agam untuk proses selanjutnya.
Baca Juga: Diduga Sopir Mengantuk, Mobil Nyungsep ke Persawahan di Bangkalan Madura
"Kita masih menunggu mobil derek untuk evakuasi mobil bus dan setelah itu kita amankan di Mapolres Agam," katanya menambahkan.
Berita Terkait
-
Bus Pariwisata Pembawa Rombongan Mahasiswa UNP Terbalik Masuk Jurang di Agam, Penumpangnya 25 Orang
-
Diduga Sopir Mengantuk, Mobil Nyungsep ke Persawahan di Bangkalan Madura
-
Ngeri! Viral Motor Ngeblong Tabrak Separator di Sitinjau Lauik, Begini Nasib Pemotor dan Penumpangnya
-
Sadis! Fuji Pernah Disumpahi Kecelakaan Mobil: Biar Seperti Abang Lu
-
BAP Kecelakaan KA Dhoho Versus Bus Harapan Jaya Diserahkan ke Kejaksaan
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Jabat Sekjen Kementan, Harta Mertua Dwi Sasetyaningtyas Tembus Rp3 Miliar Lebih
-
Tolak Hukuman Mati ABK Fandi Ramadan di Kasus 2 Ton Sabu, Legislator DPR: Bukan Aktor Dominan
-
Polisi Ungkap Kendala di Balik Penanganan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Konten Kreator Cinta Ruhama
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Propam PMJ Datangi SPBU Cipinang, Usut Oknum Aparat Diduga Aniaya Pegawai Hingga Gigi Copot
-
Balas Pledoi Kerry Riza, Jaksa Minta Hakim Tolak Seluruh Pembelaan Anak Riza Chalid
-
Lasarus Klarifikasi Soal Penutupan Gerai Alfamart-Indomaret: Bukan Ditutup, Tapi Dibatasi
-
Penampakan Before-After TNI Bersihkan Lumpur di Rumah Warga Terdampak Bencana di Aceh
-
Update RUU PPRT dan Revisi UU Ketenagakerjaan di DPR, Partisipasi Publik Digelar Mulai 15 Maret
-
Tragis! Ibu di Sumbawa Tega Bakar Anak Gegara Tolak Cari Pakan Ternak