Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, keberadaan Jakarta International Stadium (JIS) diharapkan menjadi mesin penggerak perekonomian dan kemajuan di Jakarta, khususnya Jakarta Utara.
Hal Ini dikatakan Anies dalam akun YouTube pribadinya bertajuk " Jakarta International Stadium: 13 Tahun Penantian Menemui Ujungnya".
"Dengan dibangunnya JIS di kawasan Utara Jakarta kami berharap menjadi mesin penggerak, untuk menggerakkan perekonomian, untuk mendorong kemajuan, dan harapannya berdampak pada seluruh kawasan Utara Jakarta," ujar Anies yang dikutip Suara.com dari akun youtube Anies, Senin (28/3/2022).
Anies menuturkan, pihaknya tak hanya membangun JIS, namun juga membangun di kawasan sekitarnya.
Kata Anies, di sisi timur stadion terdapat Waduk Cincin yang nantinya akan ada kawasan untuk pembangunan tower perkantoran dan tower perumahan.
"Sehingga yang dibangun bukan hanya stadion tapi kawasan. Ini konsep yang kita siapkan dari awal dan ini kita terapkan juga di berbagai tempat di Jakarta bukan hanya mengatur persil, tapi mengatur kawasan," papar dia.
Selain itu, Anies menyebut sejak awal pembangunan, JIS memperhitungkan masyarakat yang ada di sekitarnya. Sehingga JIS dan kawasan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitarnya
"Ketika JIS dibangun dia harus bisa menjadi motor penggerak peningkatan kesejahteraan bagi lingkungan sekitarnya. Ini dibangun dekat kawasan yang pemukiman sebelumnya. Karena itu dari awal dirancang mereka yang tinggal di sekitar JIS nantinya akan bisa tetap tinggal di kawasan itu," ucap dia.
Kata Anies, terdapat kampung di samping rel kereta api yang berdekatan dengan kawasan stadion. Sehingga nantinya akan disiapkan rumah susun untuk hunian tempat tinggal warga yang terdampak pembangunan JIS.
Baca Juga: Lebih Besar Dari San Siro Di Milan! Anies Pamer Kapasitas Penonton Stadion JIS Tembus 82.000 Orang
Ia menyebut akan disiapkan lebih dari 130 unit dan disiapkan unit untuk masyarakat difabel.
"Konsepnya adalah disiapkan untuk mereka bisa menjalani profesi sebagaimana sebelumnya. Sebagian dari mereka dulunya bercocok tanam, bertani karena itu di perkampungan yang sedang dalam proses pembangunan disana nanti disiapkan urban farming dan mereka tetap menjalankan profesi sebagai petani," tutur mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu.
Lebih lanjut, Anies mengatakan selama proses pembangunan, warga yang terdampak pembangunan JIS, tinggal di tempat sementara.
"Sekarang sedang dalam proses pembangunan nanti mereka akan kembali lagi tinggal disana. Harapannya mereka nanti bisa mendapatkan pekerjaan bisa terlibat dalam proses peningkatan kesejahteraan lewat kegiatan dalam JIS ini," ucap Anies.
Mantan Rektor Paramadina itu meyakini Maret 2022 pembangunan JIS akan rampung 100 persen.
"Isyaallah di Maret 2022 stadion ini akan tuntas 100 persen. Akhirnya 13 tahun penantian menemui ujungnya dan JIS siap untuk menampung warga Jakarta, warga Indonesia, dan warga dunia untuk hadir di tempat ini," katanya menambahkan.
Berita Terkait
-
Lebih Besar Dari San Siro Di Milan! Anies Pamer Kapasitas Penonton Stadion JIS Tembus 82.000 Orang
-
Klaim JIS jadi Penggerak Ekonomi Utara Jakarta, Anies: Harapannya Warga Nanti Bisa Dapat Pekerjaan di Sana
-
Jadi Stadion Terbesar di Indonesia, Anies Ungkap Keunikan di Jakarta International Stadium, Apa Saja?
-
Puan Buka Peluang Duet Dengan Anies Di Pilpres 2024, Sekjen PDIP: Tentu Saja Ada Koneksitas
-
Isu Puan Maharani dan Anies Baswedan di Pilpres 2024 Mencuat, Gus Nadir: Para Buzzer Bakal Berpelukan
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah
-
Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?
-
Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!
-
Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat
-
Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan
-
Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai
-
Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi