Suara.com - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) untuk kedua kalinya turut berpartisipasi dalam BCOMMS (BUMN Corporate Corporation and Sustainability Summit) 2022. Dalam ajang yang dihadiri Menteri BUMN, Erick Thohir; Sekretaris Kementerian BUMN, Susyanto, dan Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga, Telkom meraih sejumlah penghargaan di bidang CSR dan Corporate Communication. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Direktur Human Capital Management Telkom, Afriwandi pada pekan lalu.
Untuk kategori Sustainability, Telkom meraih sejumlah penghargaan antara lain Juara 1 Community Involvement and Development (CID) Bidang Pendidikan, Juara 1 Creating Shared Value (CSV), Juara 1 Small and Medium Enterprise (SME) Development dan Juara 1 TJSL of The Year. Untuk kategori Communication, Telkom meraih Juara 2 Corporate Communication of The Year.
Direktur Human Capital Management Telkom, Afriwandi mengatakan, menjadi sebuah kehormatan dan kebanggaan bagi kami diapresiasi penghargaan BCOMMS 2022. Tentunya ini menjadi motivasi bagi Telkom untuk terus meningkatkan kinerja khususnya di bidang komunikasi serta tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan.
"Hal ini membuktikan bahwa Telkom tidak hanya berkontribusi untuk pengembangan bisnis, namun juga mempunyai komitmen yang kuat dalam memberdayakan dan menyejahterakan masyarakat melalui program-program CSR yang ada," tuturnya.
BCOMMS merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan Kementerian BUMN sebagai momen untuk saling berbagi ilmu dan pengalaman serta penghargaan bagi pengelola komunikasi dan tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan dari BUMN. Tahun ini ini ajang BCOMMS 2022 diadakan secara hybrid yakni daring melalui video conference dan luring di Istora Senayan yang dihadiri oleh 1.260 perwakilan milenial dari 34 perusahaan BUMN.
“Semoga kegiatan ini terus menginspirasi kami dari BUMN untuk terus memberikan yang terbaik dalam keterbukaan informasi dan komunikasi serta aktivitas sosial untuk masyarakat,” tutup Vice President Corporate Communication Telkom, Pujo Pramono.
Berita Terkait
-
Megawati Demo Masak Tanpa Minyak Goreng, Stafsus BUMN: Sehat dan Murah Masak Nggak Mau
-
Film Yuni Borong 7 Penghargaan di Ajang Piala Maya 10
-
Terima Anugerah Kick Andy Heroes, Iwan Dento Terimakasih kepada Mentan SYL
-
WIKA dan BRI Gelar Bakti BUMN di Kampung Adat Prai Ijing NTT
-
PNM Raih Penghargaan Social Media Terbaik dalam Ajang PRIA 2022
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Jejak Sadis Taufik Hidayat: 4 Indekos Jadi Saksi Bisu Yuvita Dibuat Buta hingga Lumpuh
-
Polisi Bongkar Home Industri Narkoba, Kamar Apartemen Disulap Jadi Tempat Produksi
-
Sekap dan Siksa Yuvita Pakai Helm, Sajam hingga Rokok: Taufik Hidayat Ternyata Penjahat Kambuhan!
-
Jokowi Safari Pakai Kemeja PSI, Golkar Santai Tak Khawatir Pemilih Migrasi
-
Jakarta Rangkul Konten Kreator untuk Jembatani Informasi Ibu Kota ke Warga
-
Empat Karyawan di Jaksel Sekap Teman Wanita Gara-gara Urusan Kantor, Begini Kronologinya
-
KPK Endus Aliran Duit Haram di Loket Imigrasi Bali, Biro Jasa Mulai 'Bernyanyi'
-
Kapolda Jabar: Taufik Hidayat Sangat Sadis, Harus Dihukum Maksimal 12 Tahun Penjara!
-
Prabowo Hadiri Konvensi Sains, Beri Taklimat di Hadapan 2.600 Akademisi
-
Identik dengan Gajah, Analis Bongkar Alasan Jokowi Pilih Lampung Jadi Target Safari Politik