Suara.com - Ramadan menjadi momen yang selalu ditunggu masyarakat untuk berkumpul bersama keluarga, kerabat atau teman, selain karena ibadah puasa yang dijalankan selama satu bulan penuh. Alfamart, sebagai toko ritel favorit tentu memahami bahwa di Ramadan, masyarakat ingin penawaran menarik untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-harinya.
Untuk itu, Alfamart memberikan program spesial Pak Rahmat atau Paket Ramadan Hemat. Di Pak Rahmat, konsumen bisa mendapatkan potongan harga hingga 20% untuk bermacam paket produk, mulai dari beras, mi instan, makanan kaleng, sirup, hingga bumbu dapur.
Corporate Communication GM Alfamart, Nur Rachman mengatakan, Pak Rahmat kembali dihadirkan karena animo konsumen akan penawaran paket produk kebutuhan pokok dengan potongan harga yang menguntungkan, terlebih di bulan Ramadan.
"Paket kebutuhan pokok ini praktis dipilih dan cukup lengkap, dimana konsumen bisa memilih paket mana yang dibutuhkan dengan harga yang jauh lebih hemat bila dibandingkan dengan membeli satu persatu," terangnya.
Ada juga Bu Rahmat, Buka Ramadan Hemat, yang berisi paket makanan dan minuman ringan yang cocok digunakan untuk berbuka puasa. Tentu dengan potongan harga yang sangat menarik pula.
Selama Ramadan, tersedia setidaknya belasan paket Pak Rahmat dan Bu Rahmat, yang bisa dipilih sesuai keinginan, dimana periode belanja paket-paket ini setiap 2 minggu sekali.
Untuk mengetahui daftar paket produk dan harga hemat program Pak Rahmat dan Bu Rahmat bisa diketahui melalui akun resmi instagram Alfamart instagram.com/alfamart, atau langsung ke gerai Alfamart terdekat.
Berita Terkait
-
Jelang Bulan Ramadan, Kunjungan Wisatawan ke Bantul Meningkat 21 Persen
-
Program Warteg Gratis Alfamart dari Sabang-Merauke Sabet Penghargaan di PRIA 2022
-
3 Hal yang Harus Terpenuhi di Saat Menjalankan Aktivitas Puasa Ramadhan
-
5 Hidangan Khas Ramadan yang Tak Boleh Terlewatkan, Ada Pilihanmu?
-
Bukan Cuma Alat Promosi, Alfagift Juga Punya Banyak Manfaat Buat Konsumen
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Kubu Kerry Riza Sebut Jaksa Paksakan Keputusan Bisnis Jadi Tindak Pidana Korupsi
-
Konflik Kartel Meksiko Geser Rantai Pasok Narkoba ke Indonesia, BNN Waspadai Jalur Alternatif
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
Jelang Vonis Korupsi Pertamina, Ketua Hakim Beri Peringatan Keras: Jangan Coba-coba Pengaruhi Kami!
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Kerry Adrianto Merasa Dijebak dalam Kasus Korupsi Pertamina
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
-
Unik, Aksi Massa di Mapolda DIY Bergerak Organik Tanpa Orasi dan Tuntutan Tertulis
-
Aksi di Mapolda DIY: Massa Kecam Kekerasan Aparat yang Tewaskan Bocah di Maluku
-
Terkuak! Bukan Polisi, Pelaku Penganiaya Pegawai SPBU di Cipinang Ternyata Wiraswasta