Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati meminta masyarakat untuk tidak lalai menjaga protokol kesehatan saat bulan Ramadhan hingga Idul Fitri mendatang. Menurutnya ini penting, agar aktivitas ekonomi masyarakat tetap bisa berjalan dan terus meningkat.
"Saya berharap akan bisa dijaga meskipun kita mendekati bulan Ramadan dan hari raya Idul Fitri," kata Sri Mulyani dalam acara PPATK 3rd Legal Forum, Kamis (31/3/2022).
Dirinya pun tidak ingin kasus penularan Covid-19 kembali meningkat usai perayaan bulan puasa dan lebaran nanti. Sebab, jika terjadi maka akan mengganggu proses pemulihan ekonomi nasional.
Adapun, pemerintah juga akan terus waspada dengan ancaman ekonomi dunia, bahkan hingga perubahan iklim atau climate change.
Bahkan menurutnya, di tengah pandemi, Presiden Joko Widodo hadir dalam forum presidensi G20 di Roma menyampaikan komitmen Indonesia untuk ikut Bersama negara-negara dunia secara adil, untuk menangani perubahan iklim.
“Indonesia sebetulnya untuk mengatasi perubahan iklim itu telah memiliki rencana aksi nasional penurunan emisi gas rumah kaca sejak 2011. Kemudian diterjemahkan dalam rencana aksi nasional adaptasi perubahan iklim pada 2014,” katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Iran Tak Kenal Kata Tunduk! Tegaskan 'Gertak Sambal' AS di Selat Hormuz Sia-sia
-
Akses Masuk Mekkah Telah Dibatasi, Hanya Pemilik Izin Resmi yang Diizinkan Jelang Haji 2026
-
KPK Temukan Dokumen 'Sakti' dari Tangan Tersangka, Nama-nama Besar Pengusaha Rokok Masuk Radar
-
Situasi Memanas, Iran Gunakan Hukum Darurat Perang untuk 'Habisi' Mata-mata AS-Israel
-
Pandemi Senyap 2026: Mengapa Anak Indonesia Kembali Diserang Campak?
-
Maraton Diplomasi Prabowo: Usai 5 Jam Bareng Putin, Langsung Melesat ke Paris Temui Macron
-
Bikin Putin Tersenyum, Cerita Prabowo di Kremlin: Nama Kosmonaut Rusia Populer Jadi Nama Anak RI
-
Info Loker! 1,4 Juta Penerima Bansos Berpeluang Kerja di Koperasi Merah Putih
-
Bertemu Prabowo, Putin Nyatakan Rusia Terbuka Kerja Sama Berbagai Bidang dari Energi hingga Militer
-
3 Poin Utama Perjanjian Militer AS-Indonesia, Disepakati Menhan Sjafrie dan Hegseth