Suara.com - Puluhan aparat kepolisian menutup Jalan Majapahit yang menuju ke kawasan Istana Negara, Jakarta Pusat, menyusul demo tolak penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden Jokowi 3 periode yang akan digelar ratusan mahasiswa, Jumat (1/4/2022).
Pantauan Suara.com sekitar pukul 16.09 WIB, di Jalan Majapahit menuju Istana Negara ditutup. Penutupan dilakukan dengan membuat pagar betis dari puluhan aparat kepolisian.
Tak hanya itu, sekitar dua mobil water Canon juga berada di lokasi, beserta mobil pengurai massa (Raisa).
Long March ke Istana
Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun Suara.com, para demonstran sedang menuju kawasan Istana Negara dengan melakukan long march dari Universitas Trisakti, Jakarta Barat.
Sebelumnya, ratusan massa berencana menggelar aksi unjuk rasa. Mereka menolak wacana penundaan pemilu.
Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Purwanta mengatakan peserta aksi diprediksi mencapai 800 orang.
"Demo mahasiswa itu nanti massanya. Ada sekitar 700 sampai 800 orang nanti," kata Purwanta.
Kata dia, ratusan demonstran akan terlebih dahulu melakukan long march hingga ke depan Istana Negara. Namun hal tersebut akan dicegat, dan diarahkan ke kawasan Patung Kuda.
Baca Juga: Catat! 78,9 Persen Publik Tegas Tolak Penundaan Pemilu 2024
"Tapi kan mereka nggak boleh karena ada peraturan 500 m dari gedung vital tidak boleh demo. Nanti kita usahakan di Patung Kuda aja," ujar Purwanta.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah
-
Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?
-
Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!
-
Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat
-
Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan
-
Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai
-
Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi