Suara.com - Dalam rangka meningkatkan kekebalan komunal masyarakat mengantisipasi lonjakan mobilitas dan interaksi sosial di bulan Ramadan dan saat Lebaran nanti, Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Aceh menggencarkan vaksinasi massal secara serentak di 22 kabupaten dan kota.
"Salat Tarawih berjamaah selama Ramadan, kemudian dilanjutkan silaturahmi dengan keluarga saat Lebaran merupakan momentum besar yang memberikan kebahagiaan tersendiri bagi masyarakat. Kita ingin semua itu berjalan dengan baik, tidak terganggu dengan penularan Covid-19. Karena itu kita percepat vaksinasi masyarakat hingga dosis booster,” kata Kepala Binda (Kabinda) Aceh, Andi Roediprijatna W, ditulis Senin (4/4/2022).
Menurut Andi, vaksinasi booster diperlukan untuk meningkatkan pertahanan masyarakat menghadapi risiko terserang virus COVID-19. Jika mobilitas masyarakat jadi masif, maka risiko penularan COVID-19 turut meningkat. Dengan Tarawih berjamaah, kemudian mudik ke kampung halaman dan bertemu keluarga saat Lebaran, berarti risiko terserang virus Covid-19 lebih meningkat lagi.
“Oleh karena itu disarankan untuk masyarakat yang akan mudik maupun yang akan menerima kunjungan keluarga yang mudik, segera lakukan vaksinasi booster. Dosis booster sudah bisa dilakukan minimal 3 bulan setelah vaksinasi kedua atau vaksinasi lengkap,” tutur Andi.
Andi menyebut sasaran vaksinasi booster ini termasuk para lansia atau orang tua yang akan banyak didatangi keluarga untuk silaturahmi Lebaran. Menurutnya, lansia atau orang tua memiliki resiko lebih tinggi dibandingkan golongan umur yang lain.
“Jadi, ini semua untuk menambah kebahagian keluarga dengan mudik yang sehat, tanpa paparan covid-19,” tambahnya.
Dalam kegiatan vaksinasi massal serentak di 22 kabupaten kota ini, selain dosis 3 atau booster, jajaran Binda Aceh juga tetap melayani dosis kesatu dan dosis kedua bagi masyarakat umum dan anak-anak.
Lebih lanjut, Andi menyampaikan, di penghujung Maret 2022, total dosis vaksin yang sudah dilaksanakan jajaran Binda Aceh sudah mencapai 11.620 dosis, yang terdiri dari, 8.297 dosis primer, dan 3.323 dosis Booster.
Baca Juga: Vaksinasi Booster Selama Ramadhan, Polda Metro Targetkan Beri 143 Ribu Dosis Per Hari
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Liburan Agustus Lebih Hemat! Ada Diskon di Wisata Nako Pasir Angin Bareng BRI
-
Satgas Galapana DPR RI ke Ruteng, Kumpulkan Menteri hingga Bos BUMN untuk Tangani Korban Gempa
-
Bangunan Dapur MBG di Muara Enim Jadi Sasaran Maling, Motor dan Ponsel Raib
-
Pasar Murah HUT RI Digelar di 5 Kecamatan Palembang, Ada Diskon Belanja Rp10 Ribu
-
Kado Anniversary Sempat Bikin Mahalini Kesal, Rizky Febian Bongkar Rencana Rahasianya
-
Apakah Serum Vitamin C Boleh Dipakai Malam Hari? Ini Waktu Terbaik Agar Glowing Maksimal
-
Review Skintific 2% Salicylic Acid, Serum Ampuh Bikin Jerawat Meradang Langsung Kempes
-
73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla
-
Apresiasi Pidato Prabowo, Jubir PSI: Pertumbuhan Ekonomi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat
-
Pengamat Kejaksaan: Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Anggota Tim 9