Suara.com - Komisi IX DPR menjadwalkan rapat dengar pendapat umum (RDPU) dengan Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI). Meski RDPU dengan IDI tidak secara khusus terkait isu pemecatan Terawan, namun persoalan itu akan menjadi salah satu yang ditanyakan.
Anggota Komisi IX DPR Rahmad Handoyo mengatakan, RDPU dengan IDI itu dilakukan guna mendengar terkait fungsi dan peran IDI secara keseluruhan.
Namun begitu, diakui Rahmad, persoalan pemecatan Terawan juga akan menjadi pembahasan mengingat isu tersebut sudah menjadi polemik nasional.
"Toh memang trigger-nya memang masuknya dari setelah ada isu polemik nasional ini, tidak bisa kita pungkiri Ini sudah menjadi polemik nasional. Tentu pasti akan dibahas soal isu Pak Terawan dengan IDI, otomatis akan dibahas," kata Rahmad kepada wartawan, Senin (4/4/2022).
Kendati begitu, Rahmad memastikan, isu-isu lainnya seputar kedokteran juga akan dibahas bersama dengan IDI dalam RDPU sore ini.
"Tetapi secara keseluruhan juga akan dibahas bagaimana pemerataan dokter bagaimana isu IDI yang lain," ujarnya.
Untuk diketahui, Komisi IX menjadwalkan RDPU dengan PB IDI pada pukul 15.00 WIB hari ini. Dalam agendanya tertulis RDPU tersebut terkait penjelasan tentang tugas pokok dan fungsi IDI sebagai organisasi profesi kedokteran di Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
Tangis Sri Rahayu di Benhil: Tinggal Sejak 1980, Kini Digusur PAM Jaya Tanpa Kejelasan Rusun
-
Aturan Baru Selat Hormuz, Kapal Internasional Wajib Kantongi Persetujuan Tertulis dari Sini
-
Mayoritas Wilayah RI Diprediksi Alami Kemarau Lebih Kering dan Panjang Tahun Ini
-
Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz
-
Ironi Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Saat Rakyat Meksiko Terhimpit Biaya Hidup
-
Apresiasi Daerah Berprestasi, Mendagri: Perlu Keseimbangan Pengawasan dan Insentif
-
Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil
-
Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum
-
Laporan Warga Gambir Bongkar Jaringan Sabu 3 Kota, Polisi Tangkap 3 Tersangka!