Suara.com - Cuaca ekstrem memang masih terlihat di berbagai daerah dengan hujan lebat dan angin kencang.
Tak heran banjir menerjang di berbagai tempat termasuk di sebuah mini market ini.
Pada video yang diunggah oleh akun Instagram @birunyarina, terlihat kondisi jalanan yang tengah diterjang banjir.
Namun pada banjir tersebut, ada banyak barang mini market yang mengalir.
Barang dagangan mini market itu mengalir dari dalam mulai dari snack, minuman, lotion, minyak goreng, hingga tisu mengalir begitu sja.
"Mini market diterjang banjir, mengakibatkan barang-barang yang ada di dalam minimarket terbawa derasnya air," tulis akun Instagram tersebut.
Menurut akun, kejadian tersebut terjadi di Desa Kerta Jaya Kecamatan Banjarsari Kab. Lebak Banten Senin (04/04/2022).
"Banjir atau air masuk ke mini market tersebut akibat tembok belakang bangunan minimarket jebol dan air masuk ke dalam minimarket," imbuhnya.
Beberapa warga terlihat memantu memungut barang-barang yang hanyut tersebut.
Video yang diunggah pada Senin (4/4/2022) itu tentu mendapatkan berbagai respons dari warganet.
"Yang pungutin tapi enggak dikembalikan jadi hitungan di akhirat loh nanti," komentar warganet.
"Ingat saudaraku, mengambil barang yang bukan milik kita sama dengan mencuri, itu bakal jadi timbangan amal buruk kalian di akhirat," imbuh warganet lain.
"Kalau kita pungutin salah enggak ya," tulis warganet di kolom komentar.
"Pake jaring iya enggak sih, sedih lihatnya," timpal lainnya.
"Kasihan staffnya kalau disuruh ganti rugi," balas warganet lain.
Saat berita ini dibuat, video tersebut telah ditonton lebih dari 6000 kaku dengan puluhan komentar dari warganet.
Video mini market kebanjiran tersebut bisa ditonton di sini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas