Suara.com - Muda-mudi yang tepergok sedang bermesraan telah menjadi viral di media sosial. Mereka bermesraan di tempat umum pada pagi hari saat bulan puasa.
Video yang memperlihatkan sejoli tengah bermesraan di dekat rumah warga itu dibagikan oleh akun Instagram @onlinenews_idn.
"Duo bocil pagi-pagi di bulan Ramadhan bermesraan, si ciwi dicium-cium," tulis keterangan unggahan dikutip Suara.com, Kamis (7/4/2022).
Video yang memperlihatkan muda-mudi sedang bermesraan itu direkam oleh seorang warga dari jendela rumahnya di lantai dua.
Dalam video, terlihat sejoli tersebut sedang duduk di bangku panjang yang terletak di dekat rumah warga, tepatnya di sebelah kebun.
Menurut informasi, lokasi peristiwa itu di Perumahan Paraduta Kwayangan, Kedungwuni, Pekalongan, Jawa Tengah pada Kamis (7/4/2022).
"Lokasi di Perumahan Paraduta Kwayangan, Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, Kamis (7/4/2022)," tulis keterangan.
Dari rekaman, cowok berbaju merah itu merangkul kekasihnya. Bahkan, ia juga menciumi cewek tersebut.
Mereka tampak tidak peduli meski lokasi tempat mereka bermesraan itu merupakan perumahan warga.
Baca Juga: Viral Video Konvoi Bus Masuk Lintasan Diduga di Sirkuit Mandalika Dikhawatirkan Banyak Pihak
Menurut keterangan, warga pada awalnya sudah menegur. Namun, teguran warga tersebut hanya diabaikan.
"Sudah ditegur warga/pemilik rumah di sekitar lokasi tapi mereka mengabaikan teguran warga," lanjut keterangan.
Penuturan warga setempat, sejoli itu awalnya datang berpakaian sopan. Si cewek memakai kerudung sementara si cowok memakai sarung.
Tempat yang digunakan sejoli itu bermesraan biasanya dipakai anak-anak untuk mengaji di malam hari.
Video yang memperlihatkan sejoli bermesraan saat bulan puasa itu lantas menuai beragam tanggapan warganet.
"Lagi merasakan nikmatnya ciuman, tapi salah tempat. Mungkin dikiranya itu wajar padahal kurang ajar," kecam warganet.
Berita Terkait
-
Viral Nenek Usia 87 Tahun Punya Jantung Sehat seperti 40 Tahun, Warganet Minta Rahasianya
-
Viral Video Konvoi Bus Masuk Lintasan Diduga di Sirkuit Mandalika Dikhawatirkan Banyak Pihak
-
Kurir Curhat Menyerah Antarkan Paket Pelanggan dengan Nama Nyeleneh, Bikin Tepuk Jidat!
-
Setahun Tak Pulang, Pria Ini Terharu Sujud Syukur Sampai Rumah Anaknya Sudah Dua
-
Gegara Suami Pulang Telat, Istri Nekat Kunci Portal Perumahan, Warganet Ngakak: Bininya Gangster
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama
-
Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian
-
'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran
-
Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI
-
Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'
-
Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?
-
Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu
-
KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa
-
Mengapa Pertamax Naik? Teddy Indra Wijaya Ungkap 3 Alasannya
-
Triana ke Mahasiswa: Jangan Lupakan Reformasi Agraria, Tanpa Itu Indonesia Tak Akan Berubah