Suara.com - Muntah merupakan salah satu perkara yang berkaitan dengan amalan puasa. Banyak yang penasaran, apakah muntah membatalkan puasa?
Wakil Ketua Majelis Dakwah dan Pendidikan Islam (Madani) Ustaz Ainul Yaqin menjawab pertanyaan apakah muntah membatalkan puasa. Ia mengatakan bahwa muntah adalah perkara yang dapat membatalkan puasa.
Namun yang dimaksud di sini adalah apabila muntah yang dilakukan secara sengaja. Muntah yang disengaja itu adalah kondisi muntah yang disengaja, baik upaya main-main atau agar terdapat kondisi tertentu hingga makanan dan minuman keluar kembali.
Dari Abu Hurairah ra, Nabi SAW bersabda: “Barangsiapa yang muntah menguasainya (muntah tidak sengaja), sedangkan dia dalam keadaan puasa, maka tidak ada qadha’ baginya. Namun jika dia muntah (dengan sengaja), maka wajib baginya membayar qadha’", (HR. Abu Daud).
Ibnu Taimiyah rahimahullah mengatakan bahwa jika seseorang itu menyengajakan dirinya untuk muntah, maka puasanya batal. Namun jika seseorang dikuasai oleh muntahnya, maka puasanya tidak batal, (Majmu’ Al-Fatawa).
Muntah yang tidak membatalkan puasa di sini adalah jika muntah menguasai diri artinya dalam keadaan dipaksa oleh tubuh untuk muntah. Hal ini selama tidak ada muntahan yang kembali ke dalam perut atas pilihannya sendiri, dan jika yang terakhir ini terjadi, maka puasanya batal.
Setelah mengetahui jawaban apakah muntah membatalkan puasa, simak perkara-perkara lainnya yang dapat membatalkan puasa di antaranya adalah sebagai berikut:
1. Memasukkan sesuatu ke lubang tubuh dengan unsur kesengajaan, seperti memasukkan sesuatu (makanan dan minuman) sengaja ke dalam mulut, hidung, telinga dengan unsur kesengajaan.
2. Berjima' atau melakukan hubungan seks dengan lawan jenis dengan sengaja juga dapat membatalkan puasa. Orang yang batal puasanya sebab berhubungan seks ini juga dikenai kafarat atau denda dengan puasa dua bulan berturut-turut, jika tidak mampu maka wajib baginya memberikan makanan pokok kepada 60 fakir senilai 3/4 liter beras setiap orangnya.
Baca Juga: Diprotes karena Pamer Foto Makanan saat Ramadhan, Reza Arap Balik Semprot Netizen
3. Keluarnya sperma atau mani sebab terangsang karena bersentuhan kulit, yang tanpa melalui hubungan seksual, seperti onani, gesekan lawan jenis juga membatalkan puasa. Sedangkan jika mimpi basah (ihtilam) maka puasa tetap sah dilanjutkan.
4. Wanita atau perempuan datang bulan atau nifas ketika menjalankan puasa, maka ia wajib mengganti, mengqhada' puasanya di lain waktu.
5. Orang yang menjadi gila atau kehilangan akal pada saat menjalankan ibadah puasa, maka puasa yang dilakukannya dihukumi batal.
6. Keluar dari Islam atau murtad juga membatalkan puasa. Ketika seseorang sedang menjalankan puasa, tiba-tiba ia murtad atau menentang kebenaran Islam, agama, dan ajarannya, maka puasa orang tersebut batal, dan wajib mengqhada' puasa dengan sebelumnya memperbaiki keamananya dengan mentakrir syahadat ulang.
Itulah ulasan singkat mengenai apakah muntah membatalkan puasa, dan hal-hal lain yang dapat membatalkan puasa. Semoga ibadah puasa kita di bulan Ramadhan tahun ini lancar.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Berita Terkait
-
Diprotes karena Pamer Foto Makanan saat Ramadhan, Reza Arap Balik Semprot Netizen
-
Tips Melatih Anak Semangat Jalankan Puasa Ramadhan
-
Hindari Bau Mulut hingga Gigi Rusak Selama Puasa Ramadhan, Ikuti Kiat Ini
-
Olahraga Saat Ramadhan Disarankan Tak Berlebihan, Segini Durasi Minimal dan Maksimalnya
-
Pacaran Beda Agama dengan Rizky Febian, Mahalini Ikut Puasa Ramadhan
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
-
Sopir Calya Ugal-ugalan Disebut Bersih Zat Adiktif, Polisi Temukan Senpi Mainan, Golok, hingga Badik
-
Respon Keras Menteri PPPA soal Orang Tua Jual Bayi di Medsos: Anak Bukan Komoditas!
-
Kaitan BoP dan Kebijakan Tarif AS: Strategi Pragmatis Presiden Prabowo di Tengah Tekanan Ekonomi
-
Palu dan Amarah Terpendam: Remaja 16 Tahun di Kelapa Gading Habisi Kakak Kandung Gegara Hal Sepele
-
Mahasiswa Serang Mahasisiwi di Pekanbaru Diduga Karena Obsesi, Ini Sosok Terduga Pelaku
-
Gus Ipul: Guru Sekolah Rakyat Harus Profesional, SKP Jadi Kompas Perubahan Siswa
-
KPK Periksa 14 Saksi Terkait Kasus Pemerasan Jabatan Perangkat Desa di Pati
-
Peringatan Keras PDIP Soal Perjanjian Tarif AS: Hati-hati, Jangan Ulangi Sejarah Freeport!
-
6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar