Suara.com - Seorang pemotor terekam melakukan pelecehan terhadap anak-anak di sebuah gang. Hal ini terlihat dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @terangmedia.
Pada video tersebut terlihat sepeda motor tengah melintas di jalanan.
Motor pertama melintas dengan biasa saja, hingga pada motor kedua, pengendara malah melakukan hal tak terpuji.
Pengendara sepeda motor berwarna putih itu menjajari anak perempuan yang tengah mengayuh sepedanya.
Namun bukannya hanya berjalan melewati anak tersebut, pengendara motor pria itu meraih tubuh anak perempuan untuk dilecehkan.
Anak pesepeda tidak bisa menghindari karena kondisi jalan sempit dan mepet dengan tembok.
Usai melakukan aksi bejatnya, pria tersebut langsung menancap gas meninggalkan anak pesepeda yang ketakutan.
Menurut keterangan, pelecehan tersebut terjadi di Bali.
"Bayangkan anakmu dibeginikan, wanted pengendara motor pelat berikut P **80 YF? Apa maksudmu menaruh tanganmu di dada anak kecil itu?" tulis akun tersebut.
Baca Juga: Tangis Cowok Ini Pecah di Makam Pacarnya, Publik Beri Semangat: Kamu Cinta Terakhirnya
"Apakah kamu sadar itu adalah tindakan pelecehan anak dibawah umur?" imbuhnya.
"Baru saja UU TPKS disahkan. Rupanya ada yang pengen menguji pasal-pasalnya," tambahnya lagi.
Video tersebut mulanya diunggah oleh desainer sekaligus politisi Partai Nasdem, Niluh Djelantik.
Vido Aksi pria tersebut tentu mengundang berbagai kecaman dari warganet.
"Yok kita kawal, udah dapat ini yang mau ngetest UU TPKS bisa menjerat binatang ini," komentar warganet.
"Dia penasaran pengen uji coba UU TPKS," imbuh warganet lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
WNI Disandera Tentara Israel, Din Syamsuddin Desak Presiden Prabowo Bicara di Forum BoP!
-
Ahmad Bahar Minta Maaf ke Hercules, Klaim Video Viral Bukan Buatannya: HP Saya Dihack
-
Akhir Pelarian Jambret WNA di Bundaran HI: 120 Kali Beraksi, Keok Ditembus 'Timah Panas' Polisi
-
Anwar Ibrahim Tuntut Pembebasan Aktivis GSF dan Jurnalis Indonesia yang Ditangkap Militer Israel
-
Kapal Bantuan Gaza Dikepung Militer Israel di Mediterania: 9 WNI Terancam, 1 Terdeteksi Diintersep!
-
Penyerangan Tentara Israel ke Global Flotilla dan Jurnalis Indonesia Dianggap Pelanggaran Hukum Laut
-
Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat
-
Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel
-
Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran
-
Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur