Suara.com - Kasatpol PP Makassar Iqbal Asnan ditangkap polisi lantaran diduga sebagai dalang kasus pembunuhan pegawai Dishub Pemerintah Kota Makassar, Najamuddin Sewang pada Minggu, 3 April 2022. Berikut profil Kasatpol PP Makassar Iqbal Asnan.
Pembunuhan berencana itu sengaja dilakukan lantaran adanya motif cinta segitiga antara Iqbal, Najamuddin dan seorang wanita. Mungkin beberapa di antara Anda belum mengenal Profil Kasatpol PP Makassar Iqbal Asnan, maka dari itu, silahkan simak artikel yang akan membahas secara khusus profil Kasatpol PP Makassar Iqbal Asnan di bawah ini.
Profil Kasatpol PP Makassar Iqbal Asnan
Dalam profil Iqbal Asnan selalu tersemat jabatan Kasatpol PP Kota Makassar. Itu karena ia adalah seorang Kepala Satuan Polisi (Kasatpol) Pamong Praja (PP) Makassar. Iqbal Asnan menjabat sebagai Kasatpol PP Makassar sejak 31 Desember 2021.
Perjalanan Karier
Sebelum menjabat sebagai Kasatpol, Iqbal Asnan pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan. Pada Juli 2021, Iqbal Asnan ditunjuk sebagai pelaksana Kasatpol PP Makassar, kemudian pada 31 Desember 2021, Iqbal Asnan diangkat menjadi Kasatpol PP Makassar.
Kontroversi Iqbal Asnan
Baru-baru ini profil Kasatpol PP Makassar Iqbal Asnan menjadi sorotan lantaran diduga menjadi tersangka pembunuhan Najamudin Sewang, seorang Pegawai Dinas Perhubungan.
Kronologi terungkap Iqbal Asnan sebagai pelaku dimulai ketika pihak keluarga menemukan luka bocor bekas tembakan di pinggang jenazah korban. Pihak keluarga kemudian meminta otopsi dan dari hasil otopsi ditemukan proyektil peluru pada tubuh korban.
Baca Juga: Kronologi Kasatpol PP Ditangkap Polisi, Diduga Terlibat Penembakan Pegawai Dishub Makassar
Posisinya berada di bagian ketiak sebelah kiri korban. Polisi kemudian menetapkan Najamuddin tewas akibat tertembak dan mulai mencari terduga pelaku penembakan.
Singkat cerita, polisi menemukan hubungan atas kematian Najamuddin dengan Iqbal Asnan. Iqbal ditangkap di kediamannnya, Jalan Muhammad Tahir, kota Makassar. Hasil penyelidikan memutuskan Iqbal sebagai tersangka dengan motif pembunuhan diduga adalah karena cinta segitiga.
Berdasarkan hasil penyelidikan pula diketahui Iqbal dan Najamuddin sama-sama menyukai seorang wanita berinisial R, seorang pegawai ASN di kantor Dinas Perhubungan Kota Makassar.
Polisi menduga ini merupakan pembunuhan berencana, di mana membuat Iqbal terancam hukuman mati setelah terjerat Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana. Pihak kepolisian menerangkan bahwa ada kemungkinan ada kaki tangan yang mendukung aksi ini.
Demikian itu pembahasan tentang profil Kasatpol PP Makassar Iqbal Asnan yang mengejutkan banyak pihak.
Kontributor : Mutaya Saroh
Tag
Berita Terkait
-
Video Detik-detik Penangkapan Kasatpol PP Makassar Iqbal Asnan
-
Kronologi Kasatpol PP Ditangkap Polisi, Diduga Terlibat Penembakan Pegawai Dishub Makassar
-
Pembunuh Bagus Prasetya Lazuardi Mahasiswa Kedokteran UB Malang Diduga Orang Dekat
-
7 Fakta Kasatpol PP Makassar Iqbal Asnan yang Tega Bunuh Mantan Anak Buah
-
Profil Lili Pintauli, Wakil Ketua KPK yang Diduga Terima Gratifikasi Nonton MotoGP
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
Terkini
-
CORE Soroti Rencana Pembatasan Pertalite, Data BPS Diminta Jadi Patokan
-
Tragedi 5 Laga Tanpa Kemenangan: Saat Kehadiran Lionel Messi Tak Lagi Menakutkan di MLS
-
Jurus Rudy Susmanto Tekan Pengangguran Bogor: Gandeng SKPD, Cetak Ribuan Wirausaha Baru
-
Masuk Babak Akhir, Putusan Praperadilan Febrie Adriansyah Dibacakan Kamis
-
Kualitas Udara Pekanbaru Masih Tidak Sehat, Warga Diminta Batasi Aktivitas
-
Polda Metro Bantah Tangkap Botok di DPR, Sebut Hanya Dampingi Urus Izin Kegiatan
-
Tegas! Prabowo Minta 3 Tersangka Kasus Karhutla Riau Dipindahkan ke Jakarta
-
Pasca Gempa NTT, Gibran Siapkan Keringanan Kredit bagi Warga Terdampak
-
Menhut dan Menteri LH Absen Rapat Karhutla, Istana Beri Penjelasan
-
Ekonom Nilai Target Pajak Naik 12% di RAPBN 2027 Tak Realistis