Suara.com - Kementerian BUMN melalui FHCI mengumumkan rekrutman bersama BUMN 2022. Informasi ini dapat dilihat di rekrutmenbersama.fhcibumn.id. Lantas, bagaimana cara cek kuota rekrutmen bersama BUMN?
Dalam laman tersebut diumumkan, Kementerian BUMN melalui FHCI membuka sebanyak 2.700 lowongan kerja untuk Putra Putri Terbaik Bangsa Indonesia melalui sistem perekrutan yang lebih terbuka. Lowongan kerja ini dibuka untuk seluruh kalangan, mencakup masyarakat Umum, Disabilitas dan Putra Putri Kawasan Indonesia Timur. Namun, bagaimana cara cek kuota rekrutmen bersama BUMN 2022?
Berikut informasi lengkap terkait dengan cara cek kuota pendaftaran rekrutmen bersama BUMN termasuk informasi syarat pendaftarannya.
Cara Cek kuota pendaftaran Rekrutmen Bersama BUMN 2022
Jika ingin tahu kuota pendaftaran rekrutmen bersama BUMN, Anda bisa menggunakan cara cek kuota pendaftaran dengan langkah-langkah di bawah ini:
1. Masuk ke laman https://rekrutmenbersama.fhcibumn.id
2. Klik "lowongan"
3. Akan muncul menu "Lowongan tersedia."
4. Klik menu tersebut dan akan muncul informasi "Tersedia kuota" dan "Kuota Penuh."
Baca Juga: Buat yang Mudik Lebaran 2022 Bawa Anak, Ini Nih Aturan Baru PT Kereta Api Indonesia
Syarat Pendaftaran Rekrutmen Bersama BUMN 2022
Disamping mengetahui cara cek kuota pendaftaran rekrutmen bersama BUMN, penting juga untuk mengetahui syarat pendaftaran rekrutmen bersama BUMN. Persyaratan pendaftaran terbagi menjadi dua, persyaratan umum dan khusus. Berikut penjelasannya.
Dikutip dari rekrutmenbersama.fhcibumn.id. persyaratan umum mencakup jenjang pendidikan, usia maksimum, persyaratan IPK untuk perguruan tingi, SKCK, dan kesediaan ditempatkan di berbagai wilaya Indonesia. Selain itu, jika ada persyaratan khusus dari BUMN tertentu akan disampaikan oleh BUMN masing-masing.
Sedangkan mengenai persyaratan khusus, calon pendaftar harus menyiapkan dokumen-dokumen sebagai berikut:
1. Foto Profil dan KTP (jpg/jpeg/png & maks. 500kb)
2. Ijazah/Surat Keterangan Lulus (file .pdf maks. 1MB; digabungkan dalam satu file jika mengisi lebih dari satu pendidikan)
Tag
Berita Terkait
-
24 Jam Dibuka, 250 Ribu Orang Melamar Kerja di Rekrutmen Bersama BUMN 2022
-
Link Rekrutmen Bersama BUMN 2022: Persyaratan dan Jadwal Pelaksanaannya
-
Ini Dokumen dan Syarat Daftar Loker Rekrutmen Bersama BUMN 2022, Pendaftaran Dibuka Hari Ini!
-
Cara Membuat SKCK Online yang Jadi Syarat Rekrutmen Bersama BUMN 2022
-
Syarat Rekrutmen Bersama BUMN 2022 untuk D3-S1, Cek Tahap Pendaftarannya di rekrutmenbersama.fhcibumn.id
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT