Suara.com - Jelang arus mudik, Badan Intelijen Negara Daerah Istimewa Yogyakarta (BIN DIY) terus menggencarkan vaksinasi Covid-19 ke sejumlah wilayah. Di Sleman Yogyakarta, gelaran vaksinasi dosis booster diikuti ratusan mahasiswa yang memang berencana akan pulang kampung jelang Lebaran nanti.
Untuk kegiatan ini, BIN DIY bekerjasama dengan Ikatan Keluarga Alumni Geologi Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (Ikageo ITNY).
Koordinator Vaksinasi Binda DIY, Adi Riyanto mengatakan, acara vaksinasi sengaja digelar pada malam hari untuk menambah antusiasme mahasiswa untuk datang. Selain mahasiswa, masyarakat umum juga dilayani untuk vaksinasi dosis 1, 2 maupun booster.
“Sasaran mahasiswa, masyarakat sekitar, dan semua yang berkepentingan untuk mudik," kata Adi dalam keterangannya, ditulis Selasa (19/4/2022).
Adi menerangkan, jajarannya menyiapkan 300 dosis khusus untuk vaksinasi booster dan jumlah yang sama untuk dosis pertama dan kedua. Ia bersyukur, kesiapan panitia disambut antusiasme tinggi mahasiswa karena mereka memang membutuhkannya sebagai syarat mudik.
“Kami bersyukur karena bisa membantu masyarakat memenuhi persyaratan perjalanan luar kota jelang Lebaran, sekaligus kita meningkatkan capaian vaksinasi di DIY,” terangnya.
Adi menyebut hingga saat ini capaian vaksinasi booster di DIY sudah mencapai sekitar 26 persen. Ia menekankan, mereka yang mendapatkan vaksinasi harus berjarak tiga bulan dari vaksin tahap kedua dan berusia minimal 18 tahun.
“Untuk memudahkan pendataan selama proses, mahasiswa cukup datang dengan membawa KTP dan Kartu Vaksin,” jelasnya.
Baca Juga: Paksa Ibunya Berikan Izin, Seorang Pelajar Alami Ini Usai Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Pertama
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
'Hanya Saya yang Berani Ngomong!' Cak Imin Sebut PBNU Periode Ini Paling Gagal dan Mundur
-
Buron Sejak 2025, Bos Kresna Life Michael Steven Akhirnya Diringkus di Maroko
-
Arahan Zulhas: Sekolah Elit Tak Perlu MBG, Fokus ke yang Benar-Benar Butuh
-
Akademisi UI Soroti Penangkapan Dokter Tifa, Sebut Ada Sinyal Intimidasi ke Rektor
-
Megawati, Sinta Wahid, hingga Romo Magnis Berkumpul di Menteng, Ada Apa?
-
Viral Ajudan Danrem Lari Tanpa BIB di Jogja Marathon, Korem 072 Sebut Nomor Diduga Terlepas
-
Biar Tak Bolak-balik, Banggar DPR Langsung Getok Persetujuan Pagu Anggaran 7 Kemenko untuk 2027
-
Respon Cepat Aduan, Kemnaker Pastikan Aturan Outsourcing 2026 Bakal Direvisi
-
Akademisi UI Kritik Kehadiran Aparat di Kampus Saat Ujian Doktoral Dokter Tifa
-
Gubernur Jateng Garansi Izin Kapal Nelayan Kecil Gratis: Ketemu Pungutan, Laporkan!