Suara.com - Sandiaga Salahudin Uno yang dikenal sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ini sedang menjadi perbincangan lantaran diketahui kekayaannya semakin bertambah menyaingi konglomerat Dato Tahir. Dikabarkan bahwa kekayaan Sandiaga Uno yang dihasilkan dari berbagai macam bisnisnya ini bertambah menjadi Rp 10,6 triliun.
Sandiaga Uno meraup keuntungan hingga Rp 2 triliun hanya dalam satu minggu. Kenaikan kekayaan Sandiaga Salahudin Uno ini berasal dari saham di PT Saratoga Investama Sedaya Tbk. Periode 6 hingga 13 Desember 2021, harga saham SRTG naik hingga 32 persen. Sandiaga Salahudin Uno memegang 21,5 persen saham di SRTG. Kenaikan saham investasi SRTG juga mendongkrak kenaikan NAV.
Beberapa perusahaan investee SRTG yang dikenal banyak orang adalah PT Merdeka Copper Gold Tbk, PT Adaro Energy Tbk, PT Tower Bersama Infrastruktur Tbk, PT Mitra Pinastika Multika Tbk dan PT Providen Agro Tbk.
Hebatnya, harga saham di PT Providen Agro Tbk naik hingga 50 persen, saham PT Mitra Pinastika Multika Tbk naik hingga 1 persen dan PT Tower Bersama Infrastruktur Tbk meningkat hingga 5 persen sedangkan yang lain bertambah 1 hingga 2 persen.
Telah dicatat oleh Komisi Pemberantasn Korupsi bahwa kekayaan Sandiaga Uno yakni sebesar Rp 3.996.825.925.104. Ia juga memiliki bangunan di Amerika Serikat. Aset lain milik Sandiaga Salahudin Uno adalah mobil minibus Nissan Grand Livina 2013 dengan nilai Rp 95 juta dan Nissan Xtrail senilai Rp 200 juta.
Sandiaga Salahudin Uno juga memiliki surat berharga senilai Rp 3.111.823.057.480, harta bergerak lainnya hingga Rp 3,2 Miliar dan setara kas senilai Rp 43.597.159. Namun, kekayaan tersebut saat ini semakin bertambah dan menyaingi Duto Tahir. Diketahui sejak 2021, harta kekayaan Sandiaga Salahudin Uno berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara 2021 memiliki harta senilai Rp 10,6 Triliun.
Rinciannya yang terbaru yakni 17 bidang tanah dan bangunan di Jakarta hingga Amerika Serikat dengan total kekayaan Rp 253.467.826.444 (Rp 253 miliar). Alat transportasi senilai Rp 775 Juta. Harta bergerak lainnya senilai Rp 3,2 Miliar. Surat berharga Rp 9.775.137.398.758 (Rp 9,7 triliun) dan harta lainnya Rp 85.901.849.559 (Rp 85 miliar). Data tersebut meroket tinggi dibanding kekayaannya saat tahun 2020 yakni Rp 3,8 Triliun.
Demikian penjelasan terkait kekayaan Sandiaga Salahudin Uno yang meroket tinggi hingga 10 Triliun. Angka ini mengalahkan Dato Tahir yang berada di angka Rp 9,2 triliun di tahun 2021.
Kontributor : Annisa Fianni Sisma
Baca Juga: Dinilai Mampu Tingkatkan Perekonomian, Sandiaga Dapat Dukungan dari Petani Tiram di Aceh
Berita Terkait
-
Dinilai Mampu Tingkatkan Perekonomian, Sandiaga Dapat Dukungan dari Petani Tiram di Aceh
-
Kurangi Pengangguran, Sandiaga Uno Galakkan Juragan Lele di Bidara Cina
-
Ingin UMKM Maju dan Lapangan Kerja Luas, Ratusan Relawan di Gorontalo Beri Dukungan untuk Sandiaga Uno
-
Cerita Menparekraf Sandiaga Uno 'Bercengkrama' dengan Orang Utan di Bukit Lawang Langkat Sumut
-
Dinilai Mampu Bangkitkan Ekonomi, Pelaku UMKM di Jakarta Beri Dukungan untuk Sandiaga Uno
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Akhiri Banjir Seatap, Kemanggisan Kini Ditata: Jalan Inspeksi Harus Bebas Bangunan Liar!
-
Kader Gerindra Jadi Tersangka Suap Jabatan, Partai Serahkan Kasus ke KPK
-
11 Rusun Baru Akan Dibangun di Jakarta, Termasuk Marunda dan Rorotan
-
'Kenapa Bisa Bikin Lirik Begitu?' DPR Kritik Lagu Bupati Purwakarta Tak Sensitif Perempuan!
-
Mengapa Masa Depan Kendaraan Listrik Mungkin Tak Lagi Bergantung pada Nikel?
-
7 Gubernur Berganti, Proyek Jalan Tembus Pasar Minggu-BIN Masih Tersandera Pembebasan Lahan
-
Selat Hormuz Sudah Dibuka, Kok Harga BBM Belum Turun? Ini Penjelasan Ekonom
-
Puan Tegaskan PDIP Bukan Partai Abu-abu! Senyum Saan Mustopa dan Cucun Jadi Soroton
-
Penahanan Ijazah karena Tunggakan Biaya Sudah Jadi Masalah Nasional
-
Bukan Ajang Bagi-bagi Kursi, Puan: Jabatan Komisaris BUMN Harus Profesional dan Kompeten!