Suara.com - Rekaman CCTV yang memperlihatkan ada seorang pria mau membawa kabur kardus isi ponsel baru di konter telah menjadi viral di media sosial.
Dalam rekaman CCTV yang dibagikan oleh akun Instagram @memomedsos, aksi para karyawan wanita konter HP menghadapi tindakan pencurian itu lantas menuai sorotan warganet.
"Seorang pria berusaha membawa kabur sebuah box yang berisikan handphone," tulis akun ini sebagai keterangan unggahan dikutip Suara.com, Selasa (19/4/2022).
Peristiwa itu dilaporkan terjadi di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah pada Minggu (17/4/2022).
Dalam rekaman CCTV, terlihat ada dua wanita yang merupakan karyawan konter HP tersebut.
Sementara itu, ada seorang pria mengenakan jas hitam dan memakai helm yang berdiri di depan etalase.
Tampaknya, pria ini awalnya bermaksud ingin membeli ponsel. Karyawan itu sudah mengeluarkan boks kuning berisi ponsel baru.
Pria ini pun sudah memegang kardus ponsel tersebut. Tiba-tiba ia merebut kardus ponsel dari tangan karyawan dengan cepat.
Namun, karyawan langsung bergerak dengan cepat dan mencegah pria itu untuk kabur. Dua karyawan sontak menarik jas hujan pria tersebut.
Tarikan dua karyawan itu cukup kuat hingga membuat pria yang mau membawa kabur ponsel ini menjadi lengah dan menabrak etalase. Mereka juga terus berteriak saat mencoba mencegah pencuri itu.
Sementara karyawan berjilbab hitam memegangi jas hujan, karyawan berbaju merah muda berusaha merebut kardus ponsel yang dibawa oleh pria tersebut.
Karyawan berjilab hitam itu masih terus menarik jas hujannya hingga pria itu terpaksa melepaskannya.
Bersamaan dengan itu, pria tersebut berusaha kabur. Namun, karyawan langsung naik ke etalase mengejarnya.
Mereka pun berteriak bahwa ada maling yang masuk di konter. Karyawan yang memakai jilbab hitam itu mengangkat kursi dan mengacungkan ke arah pria yang hampir mencuri.
Rekaman CCTV yang memperlihatkan aksi heroik dua karyawan konter HP itu sontak menuai banyak pujian dari warganet.
"Keren mbak tapi serem juga kalo kaca etalase pecah pas ditimpa gitu," tulis salah seorang warganet di kolom komentar.
Berita Terkait
-
Video Viral Menegangkan! Detik-detik Tim SAR Alor Selamatkan Nelayan dari Pusaran Air Laut
-
Video Minta Lunasi Utang Rp 20 Juta Viral, Ibu Asal Banyuwangi Ini Marah ke Baim Wong, Netizen: Enggak Tahu Malu
-
Kursi Pesawat Diduduki Orang Lain, Pria Ini Punya Cara Menohok untuk Dapatkan Haknya Kembali
-
Tak Sadar Ada yang Tersangkut di Helm saat Beli Takjil, Warganet: Malunya Sampai Lebaran
-
Viral Wanita Hamil Ini Pecah Ketubannya Saat Acara Buka Bersama, Netizen: Anaknya Kalo Cowo Dinamai Al Bukberi
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Harga Pangan 19 Agustus: Cabai dan Daging Sapi Merangkak Naik
-
Film Live-Action Look Back Masuk Kompetisi BFI London Film Festival 2026
-
Hari Kelima Gempa NTT, 5 Pesawat TNI AU Bawa 65 Ton Logistik
-
Sikat Pemodal Kakap, Kementerian ESDM Usut Tuntas Rantai Bisnis Emas Ilegal Rp846 Miliar
-
Gempa NTT Ganggu 91 BTS, XLSMART Percepat Pemulihan hingga Tersisa 5 BTS
-
Rumus Luas dan Keliling Layang-Layang, Lengkap dengan Contoh Soal
-
PK Bapas Luwuk Ikuti Sidang TPP di Rutan Poso, Bahas Pembinaan 19 WBP
-
Udara Pelalawan Tak Sehat, Berbahaya untuk Penderita Asma dan Sakit Jantung
-
Apakah Lampu Ruangan dan Layar Laptop Bisa Memicu Flek Hitam?
-
Gunakan Uang APBDes Rp574 Juta untuk Renovasi Rumah dan Bayar Utang, Kaur Keuangan Desa di Sukabumi