Suara.com - Sebanyak 5 kereta tambahan dikerahkan untuk melayani mudik 2022 atau mudik lebaran 2022. Jurusan yang ditambah Solo hingga Semarang.
Terdapat 92 perjalanan Kereta Api (KA) tambahan lagi atau rata-rata 6 perjalanan KA per hari yang akan beroperasi pada 24 April sampai 10 Mei 2022 dengan kapasitas tempat duduk tambahan 58.940 kursi atau rata-rata 3.467 kursi per hari.
“Penambahan perjalanan kereta api kami sediakan untuk masyarakat yang belum mendapatkan tiket mudik atau balik di rute-rute favorit pada masa angkutan Lebaran tahun ini,” kata VP Public Relations KAI (Persero) Joni Martinus dalam keterangannya yang dipantau di Jakarta, Kamis.
Masyarakat dapat membeli tiket KA tambahan tersebut mulai 21 April di KAI Access, web kai.id, dan seluruh saluran penjualan daring resmi lainnya.
KAI menetapkan masa Angkutan Lebaran yaitu H-10 s.d H+10 Lebaran atau 22 April - 13 Mei 2022.
Sampai dengan 21 April, KAI telah menjual 1.199.368 tiket KA Jarak Jauh atau 48 persen dari total tiket yang disediakan.
Rute-rute favorit masyarakat pada masa angkutan Lebaran tahun ini antara lain Jakarta - Surabaya pp, Jakarta - Yogyakarta pp, Jakarta - Malang pp.
KAI juga mengingatkan kepada masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan sesuai yang telah ditetapkan pemerintah berdasarkan SE Kemenhub No 49 Tahun 2022.
Berikut daftar KA tambahan tersebut:
Baca Juga: ASN Pemkab Bogor Dilarang Pakai Mobil Dinas untuk Mudik Lebaran, Membangkang Bakal Ada Sanksi?
1. KA Tambahan Gambir - Solo Balapan (Gambir - Solo Balapan) beroperasi 25 April - 9 Mei 2022
2. KA Tambahan Solo Balapan - Gambir (Solo Balapan - Gambir) beroperasi 25 April - 9 Mei 2022
3. KA Tawang Jaya (Semarang Poncol - Pasar Senen pp) beroperasi 25 April - 9 Mei 2022
4. KA Jaka Tingkir (Purwosari - Pasar Senen) beroperasi 24 April - Mei 2022
5. KA Jaka Tingkir (Pasar Senen - Purwosari) beroperasi 25 April - 10 Mei 2022
(Antara)
Berita Terkait
-
Fenomena Solo-Maxxing, Menjadi Lajang Bukan Lagi Sebuah Kegagalan
-
Tantang Sumpah Pocong! Botok Bantah Aksi Rakyat Pati di DPR Ditunggangi Jokowi
-
Saat Geng Solo Disebut Bergerak Tunggangi Gelombang Kekecewaan Publik
-
Gunung Ungaran Disiapkan Jadi PLTP, Potensi Panas Bumi Capai 55 MW
-
Menikmati Karya Sang Buddha dari Hamparan Sawah Semarang
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
2 Tahun Jadi Buron, Pengendali Narkoba Lintas Negara Ditangkap
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata