Suara.com - Seorang pria membuat keributan dini hari di Desa Pasir Gombong, Cikarang Utara, Bekasi.
Pria yang ribut-ribut tersebut diduga marah dan meminta uang yang ia bayarkan untuk perempuan lantaran merasa kurang puas.
Pada video yang diunggah oleh akun Instagram @terangmedia, terlihat sejumlah warga menghampiri pria yang tengah membuat keributan.
Pada unggahan tersebut dijelaskan bahwa pria yang ngamuk itu melakukan open BO.
Namun ia minta uang dikembalikan karena merasa belum puas.
"Ini yang rame nih di Pasir Gombong, tadi pagi jam 4 subuh bangunin orang-orang cuma perkara 2 kalo 300 ribu, tapi kagak keluar-keluar," tulis akun tersebut.
Tak hanya itu, pria yang ngamuk tersebut juga sampai memecahkan kaca di kontrakan setempat.
Video ributnya pria tersebut tentu mendapatkan berbagai respons dari warganet.
"Astaghfirullah berzina di Bulan Ramadan itu dosanya gede banget," komentar warganet.
Baca Juga: Video Mesra Mirip Pemain Ikatan Cinta Amanada Manopo Dan Arya Saloka di Mobil Panen Protes
"Yang ngerekam: gue suka keributan," imbuh warganet lain.
"Malu enggak sih kalo dari Jakarta nyampe Cikarang cuma buat zina di bulan ramadan," tulis warganet di kolom komentar.
"Orang udah enggak pada takut dosa apa ya," balas lainnya.
"Uangnya enggak seberapa malunya luar biasa," timpal warganet lain.
Saat berita ini dibuat, video tersebut telah ditonton ribuan kali dan dapat disaksikan di sini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT