Suara.com - Buka bersama terakhir kali di bulan Ramadan 2022 malah menyisakan duka bagi warga Solo.
Pasalnya, usai berbuka sebanyak 51 orang mengalami keracunan bahkan satu orang meninggal dunia.
Pada video yang diunggah oleh akun Instagram @andreli_48, terlihat sejumlah ambulans siap mengangkut pasien keracunan.
Peristiwa tersebut terjadi pada warga RW 1, Pucangsawit, Jebres, Solo, Minggu (1/5/2022)
"Jumlah korban sementara 51 orang, dikabarkan meninggal 1 orang," tulis akun Instagram @andreli_48.
"Korban meninggal punya riwayat penyakit jantung," tambahnya.
Peristiwa yang viral di media sosial tersebut tentu mendapatkan berbagai respons dari warganet.
"Innalilahi wa innailaihi rojiun," komentar warganet.
"Ya Allah, mana mau lebaran semoga diberi kesabaran," imbuh warganet lain.
Baca Juga: 8 Momen Aurel Hermansyah Buka Bareng Geng SMA Meski Sudah Punya Anak, Ameena Jadi Rebutan!
"Buka bersamanya di mana, siapa yang ngajak untuk berbuka, catat pemilik resto atau tuan rumah," timpal lainnya.
"Musibah," tulis warganet di kolom komentar.
"Udah dikantongi kok yang punya rumah makan," balas warganet lain.
Belum ada kejelasan lebih lanjut mengenai korban yang mengalami keracunan di Jebres, Solo tersebu
Saat berita ini dibuat video tersebut telah ditonton lebih dari 7000 kali dengan puluhan komentar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet
-
Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan
-
Sopir Truk Transfer Uang Setelah Dikepung Anak Jalanan di Pesanggrahan, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
-
'Bikin Malu Presiden', Gus Lilur Desak Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama
-
Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Diuntit Alat Pelacak, Netizen Malah Soroti Mobil Fortuner Mewah
-
Isu Setoran 'Upeti' Program MBG, Ketua BGN: Tidak Benar dan Provokatif
-
Niat Cari Cuan di Kapal Cumi, Pemuda Garut Malah Kena 'Zonk' Loker Medsos, HP Sampai Disita
-
IDAI Minta Anak di Bawah 2 Tahun Bebas dari Gawai, Cegah Speech Delay hingga Virtual Autism
-
Haris Rusly Moti: Anomali Gerakan Sosial Saat Ini Justru Anti-Rakyat dan Adopsi Narasi Neoliberal
-
Wali Kota San Miguel Amatitlan Tewas Ditembak di Rumahnya Sendiri