Suara.com - Idul Fitri menjadi momen perayaan kemenangan bagi umat Muslim di penjuru dunia. Hari raya tersebut menandai berakhirnya ibadah puasa wajib di bulan Ramadan dan dirayakan dengan berbagai tradisi maupun kebiasaan yang unik di masing-masing kebudayaan negara-negara dunia.
Tidak hanya Indonesia, beberapa umat Muslim di berbagai negara memiliki ciri khas perayaan Idul Fitri mereka masing-masing. Seperti apa perayaan Idul Fitri di luar Indonesia? Simak kumpulan 5 perayaan unik Idul Fitri di berbagai negara.
1. Malaysia - Tradisi mengenakan baju kurung
Umat Muslim di Negeri Jiran memiliki tradisi unik untuk merayakan Idul Fitri yakni mengenakan baju kurung yang menjadi pakaian tradisional Malaysia. Baju kurung atau baju Melayu menjadi pilihan modis bagi perempuan Muslim di Malaysia untuk mengunjungi kerabat di kampung halaman sembari bercengkrama bersama.
Kini, pilihan baju kurung memiliki ragam model dan warna yang bervariasi. Sehingga, baju kurung semakin populer di kalangan perempuan muslim Malaysia yang umumnya dikenakan saat perayaan Idul Fitri.
2. Turki - Festival permen
Idul Fitri menjadi momen yang ditunggu-tunggu oleh umat Muslim di Turki, terutama bagi anak-anak. Pasalnya, Idul Fitri di negara tersebut dirayakan dengan sebuah tradisi bernama Festival Permen (Seker Bayrami).
Perayaan tersebut diisi dengan kemeriahan anak-anak yang mendapatkan berbagai kudapan manis sebagai hadiah dari orang tua mereka setelah berpuasa di bulan Ramadan.
Saat Idul Fitri, jalanan di Turki dipenuhi dengan pedagang yang menjajakan makanan manis tradisional seperti turkish delight, permen Turki, hingga baklava.
Umat Muslim di Turki memberikan ucapan selamat Idul Fitri dalam bahasa ibu mereka yang berbunyi Bayramnz kutlu olsun yang diartikan ke bahasa Indonesia mereka menjadi “Semoga perayaan hari Idul Fitri Anda diberkati”
3. India - Menghiasi tangan dengan henna
Idul Fitri di India yang sering disebut Meethi Eid dirayakan dengan cara unik yakni para perempuan menghiasi tangan mereka dengan henna. Perempuan-perempuan Muslim di India berbondong-bondong untuk mendapatkan henna atau mehndi dengan motif yang indah untuk menghiasi tangan mereka.
Baca Juga: Temui Jokowi di Gedung Agung Jogja, Prabowo: Tadi Makan Bakso dan Tempe Bacem
Selain itu, umat Muslim di India menikmati berbagai kudapan khas Idul Fitri seperti buah kurma, sewaiyan, phirni, shahi tukra, dan falooda.
4. Palestina - Membuat kue maamoul
Idul Fitri di Palestina dirayakan dengan membuat kudapan kue kering bernama maamoul. Kue kering tersebut menjadi hidangan khas yang disajikan dan dibuat di rumah saat menjelang perayaan Idul Fitri.
Pada saat Idul Fitri tiba, kue maamoul dinikmati bersama dengan keluarga dan sahabat sembari berkumpul bahagia merayakan hari kemenangan.
5. Uni Emirat Arab - Menikmati ouzi bersama
Penduduk Uni Emirat Arab memiliki sebuah hidangan spesial yang dinikmati saat Idul Fitri yakni ouzi. Ouzi meliputi nasi beras panjang hangat yang dibumbui hingga harum dan disajikan dengan daging kambing atau domba yang dimasak hingga empuk.
Ouzi disajikan dalam piring besar yang dinikmati bersama dengan keluarga dan sahabat sembari berkumpul.
Kontributor : Armand Ilham
Berita Terkait
-
Curhatan Warganet di Hari Lebaran Pertama: Ditanya Tante, Kuliah di Mana hingga Kesal Tak Mendapat Salam Tempel
-
Mengapa Saat Lebaran Disajikan Ketupat? Filosofi yang Dikaitkan dengan Sunan Kalijaga
-
Jadi Perantau, Ibra Salat Ied di Alun-alun Kota Cilegon demi Selfie dengan Helldy Agustian
-
6 Jam Masak Aneka Menu Lebaran, Kecantikan Natural Prilly Latuconsina Bikin Salah Fokus
-
Santap Hidangan Lebaran dengan Cara Sehat, Ikuti 3 Pola Makan ala Nabi Muhammad
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!
-
Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan
-
Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal