Suara.com - Selepas bulan suci Ramadhan, maka kemudian umat muslim memasuki bulan Syawal. Pertanyaan mengenai puasa Syawal berapa hari mulai bermunculan, berikut permintaan penjelasan terkait kapan puasa dilaksanakan dan keutamaan yang terkait dengannya.
Dalam artikel singkat kali ini, Anda akan mengetahui sedikit fakta mengenai puasa Syawal berapa hari, kapan pelaksanaannya, serta keutamaan dari puasa Syawal ini. Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!.
Puasa Syawal Berapa Hari
Puasa Syawal berapa hari? Puasa ini dilaksanakan selama 6 hari setelah bulan Ramadhan dilewati. Puasa ini hukumnya sunnah, namun sangat dianjurkan untuk dilaksanakan demi mendapat keberkahan yang melimpah.
Untuk melaksanakannya, bisa diawali dengan mengucapkan niat puasa Syawal. Bisa disampaikan di dalam hati dengan pikiran dan hati yang benar-benar berniat. Namun jika ingin dilafalkan, berikut bacaan niat puasa syawal yang digunakan.
“Nawaitu shauma syahri syawal sunnatan lillahi ta’ala”.
Kapan Pelaksanaan Puasa Syawal?
Untuk pelaksanaan puasa Syawal sendiri sebenarnya bisa dilakukan setelah Ramadhan, selama masih di bulan Syawal. Namun dianjurkan untuk melaksanakan puasa ini pada tanggal 2 Syawal, atau sehari setelah hari raya Idul Fitri tiba.
Pada konteks Idul Fitri 2022, maka puasa Syawal bisa dilaksanakan pada tanggal 3 Mei 2022, hingga enam hari kedepan. Jika memang tidak dapat dilaksanakan pada hari dan tanggal tersebut, selama masih berada di bulan Syawal hal ini masih diperbolehkan, dan tetap mendapat keutamaan yang bisa diperoleh.
Baca Juga: Bacaan Niat Puasa Syawal, Waktu Pelaksanaan serta Keutamaan Menjalankannya
Puasa Syawal sendiri diibaratkan seperti amalan sholat sunnah rawatib setelah sholat fardhu. Allah SWT akan menyempurnakan pahala puasa Ramadhan, yang telah dilaksanakan pada bulan sebelumnya selama kurang lebih 30 hari.
Pahala dari enam hari puasa Syawal setara dengan puasa satu tahun penuh, sehingga meski bersifat sunnah, namun puasa Syawal sangat direkomendasikan dan disarankan.
Pada riwayat Imam Muslim, Rasulullah SAW bersabda, ‘Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka pahala yang didapatkan seperti orang yang berpuasa setahun penuh’.
Itu tadi sedikit ulasan mengenai puasa Syawal berapa hari dan kapan pelaksanaannya, kemudian keutamaan yang dimiliki puasa sunnah ini. Semoga bermanfaat, dan selamat menjalankan aktivitas Anda selanjutnya!
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
-
Bacaan Niat Puasa Syawal, Waktu Pelaksanaan serta Keutamaan Menjalankannya
-
15 Pantun Idul Fitri 2022 Lucu dan Menghibur, Bagikan Ucapan Idul Fitri Unik di Media Sosial!
-
25 Twibbon Hari Raya Idul Fitri 2022 Terbaru, Bagikan Kartu Ucapan Idul Fitri Kekinian!
-
32 Ucapan Idul Fitri 2022 WA, Cocok Dibagikan ke Status WA di Hari Raya Idul Fitri!
-
Niat Puasa Syawal, Tata Cara Hingga Keistimewaan Puasa Sunnah Ini Bagi Umat Muslim
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan
-
Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet
-
Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan
-
Sopir Truk Transfer Uang Setelah Dikepung Anak Jalanan di Pesanggrahan, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
-
'Bikin Malu Presiden', Gus Lilur Desak Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama
-
Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Diuntit Alat Pelacak, Netizen Malah Soroti Mobil Fortuner Mewah
-
Isu Setoran 'Upeti' Program MBG, Ketua BGN: Tidak Benar dan Provokatif
-
Niat Cari Cuan di Kapal Cumi, Pemuda Garut Malah Kena 'Zonk' Loker Medsos, HP Sampai Disita
-
IDAI Minta Anak di Bawah 2 Tahun Bebas dari Gawai, Cegah Speech Delay hingga Virtual Autism
-
Haris Rusly Moti: Anomali Gerakan Sosial Saat Ini Justru Anti-Rakyat dan Adopsi Narasi Neoliberal