Suara.com - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar menanggapi santai adanya kritik di media sosial menyoal dirinya. Kendati tidak mengetahui siapa pihak yang menggerakkan beragam kritik via Twitter itu, namun pihak PKB meyakini bahwa hal tersebut merupakan ulah dari para buzzer.
Adapun serangan tersebut menggunakan tagar #HasilSurveiJeblok, di mana dalam cuitannya Muhaimin atau Cak Imin dianggap sebagai biang kerok penundaan Pemilu. Narasi itu tidak terlepas dari Cak Imin yang memang sempat mengusulkan tunda Pemilu 2024.
Selain itu, serangan di Twitter juga mempersoalkan hasil survei elektabilitas Cak Imin yang masih rendah, hanya nol koma.
Menanggapi itu, Cak Imin menilai adanya serangan-serangan bersifat negatif di media sosial dengan menggunakan jasa buzzer merupakan hal yang lumrah. Menurutnya selevel Presiden Jokowi juga tidak lepas dari serangan para buzzer yang digerakkan pihak yang tidak suka.
"Serangan-serangan seperti ini sudah jadi makanan sehari-hari sehingga tidak perlu ditanggapi atau diambil pusing," kata Cak Imin dalam keterangannya, Kamis (5/5/2022).
Cak Imin juga menegaskan bahwa serangan tersebut tidak berpengaruh terhadap dirinya. Diakui Imin bahwa dirinya sudah kebal terhadap serangan kampanye hitam atau black campaign lantaran sudah kerap ia terima ketika berniat maju Pilpres.
"Kalau kita sudah siap maju di Pilpres maka mau tidak mau harus siap mendapatkan serangan seperti ini. Biasa saja, nggak usah dipikirin serius-serius. Selow aja," tandasnya.
Berita Terkait
-
Cak Imin Usul Capres Tunggal, Jika Calonnya Cuman Dua; Fahri Hamzah: Seolah Pilpres Hanya Drama Pemungutan Suara
-
Kalau Dapat Dibuktikan, DPR Persilakan Aparat Tindak Lanjut Dugaan Korupsi Migor untuk Muluskan Penundaan Pemilu
-
Masinton PDIP Sebut Korupsi Migor Terindikasi Untuk Biayai Penundaan Pemilu, Presiden PKS: Penegak Hukum Harus Dalami
-
Masinton PDIP Sebut Korupsi Migor Terindikasi Untuk Biaya Tunda Pemilu, LaNyalla: Aparat Hukum Harus Tindaklanjuti
-
Isu Pengusaha Sawit Sponsor Penundaan Pemilu, Bahlil Minta Jangan Bikin Gaduh
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali